Malang, IDN Times - Peristiwa tidak mengenakkan terjadi kepada rombongan wisatawan asal Surabaya saat berlibur di Pantai Wedi Awu Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang pada Selasa (5/5/2026) dini hari. Mereka diserang oleh sekelompok orang sehingga menyebabkan beberapa orang luka-luka dan kerusakan pada kendaraan.
Rombongan Wisata Asal Surabaya Diserang saat Liburan di Pantai Malang

1. Polisi mengungkapkan jika sebanyak 6 orang luka-luka dan 6 kendaraan rusak
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengungkapkan jika kejadian ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu rombongan wisatawan ini tengah beristirahat di sekitar kawasan villa Pantai Wedi Awu. Tiba-tiba saja ada sekelompok orang yang datang kemudian melakukan aksi kekerasan hingga merusak kendaraan.
Aksi ini menyebabkan sebanyak 6 orang wisatawan mengalami luka-luka. Kemudian ada 6 mobil yang dilaporkan mengalami kerusakan.
"Petugas segera mendatangi TKP setelah menerima laporan untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan situasi. Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian diantaranya balok kayu, batu, serta botol minuman keras yang diduga digunakan saat peristiwa berlangsung," ujarnya.
2. Polisi masih melakukan penyelidikan
Bambang menyampaikan jika saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memperoleh gambaran yang utuh terkait kejadian tersebut. Pihaknya juga melakukan langkah-langkah seperti menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat.
"Peristiwa ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan kronologi secara utuh," jelasnya.
3. Rombongan wisatawan ini telah pulang dengan kawalan pihak kepolisian
Lebih lanjut, Bambang mengatakan kalau kini para rombongan wisatawan asal Surabaya telah pulang. Pihak kepolisian memberikan pengawalan kepada rombongan wisatawan ini untuk memastikan keamanan mereka.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Kami mohon masyarakat mempercayakan penanganan sepenuhnya kepada pihak kepolisian," pungkasnya.