Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Rekomendasi Beasiswa Luar Negeri 2026 Tanpa Tes TOEFL
Ilustrasi beasiswa luar negeri (Pexels/Pavel Danilyuk)
  • Empat beasiswa luar negeri 2026—Turkiye Burslari, Global Korea Scholarship, Russian Government Scholarship, dan Chinese Government Scholarship—menawarkan studi tanpa syarat tes TOEFL bagi pelajar internasional.
  • Masing-masing program mencakup jenjang S1 hingga S3 dengan fasilitas seperti biaya kuliah penuh, tunjangan hidup, asuransi kesehatan, tiket pesawat, serta akomodasi berupa asrama mahasiswa.
  • Peserta umumnya wajib mengikuti kursus bahasa negara tujuan selama satu tahun sebelum perkuliahan dimulai sebagai bagian dari persiapan akademik dan adaptasi budaya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bagi sebagian orang kuliah ke luar negeri merupakan impian. Namun, dengan persyaratan yang begitu banyak tak semua orang bisa dengan mudah mendaftar. Salah satu syarat paling ditakuti ialah tes bahasa Inggris TOEFL. Tes ini menjadi mimpi buruk bagi sebagian orang, bukan hanya sulit biayanya juga tidak murah. Akibatnya, mimpi bisa kuliah ke luar negeri menjadi gugur bagi sebagian orang.

Akan tetapi, perlu diketahui ada beberapa beasiswa ke luar negeri yang tidak menyertakan hasil tes TOEFL sebagai syarat. Hal ini membuka kesempatan bagi kamu yang tidak begitu mahir dalam kemampuan berbahasa Inggris. Berikut rekomendasi beasiswa ke luar negeri tanpa persyaratan tes TOEFL.

1. Turkiye Burslari Scholarship

Ilustrasi graduation (Pexels.com/AINNNEK)

Türkiye Bursları Scholarship merupakan program beasiswa internasional yang diselenggarakan oleh pemerintah Turki Presidency for Turks Abroad and Related Communities (YTB) untuk mahasiswa dari berbagai negara yang ingin melanjutkan studi di universitas-universitas terbaik di Turki. Beasiswa ini mencakup jenjang S1, S2, hingga S3 dengan tujuan memperkuat hubungan internasional serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia global. 

Secara umum, persyaratan meliputi prestasi akademik yang baik, batas usia tertentu sesuai jenjang, kelengkapan dokumen seperti ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, beberapa perguruan tinggi tidak menyertakan syarat TOEFL atau jenis tes bahasa Inggris lain. Tetapi, nantinya peserta yang lolos harus mengikuti kursus intensif bahasa Turki selama setahun. Program ini menargetkan pelajar berprestasi yang memiliki potensi kepemimpinan, komitmen akademik, serta kontribusi sosial di negara asalnya.

Akomodasi beasiswa ini meliputi biaya kuliah penuh, tunjangan bulanan, asuransi kesehatan, kursus bahasa Turki selama satu tahun, tiket pesawat pulang-pergi, serta akomodasi berupa asrama mahasiswa. Fasilitas tempat tinggal biasanya sudah disediakan oleh pemerintah, sehingga penerima beasiswa tidak perlu mencari hunian sendiri. 

2. Global Korea Scholarship (GKS)

ilustrasi interview (Pexels.com/Edmond Dantes)

Global Korea Scholarship (GKS), sebelumnya dikenal sebagai Korean Government Scholarship Program (KGSP), adalah program beasiswa dari pemerintah Korea Selatan yang ditujukan bagi mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi di berbagai universitas ternama di Korea. Program ini mencakup jenjang S1, S2, dan S3, untuk bidang studi teknologi, kesehatan, ekonomi, hingga budaya. 

Persyaratan umumnya meliputi prestasi akademik yang baik, batas usia sesuai jenjang pendidikan, kesehatan yang memadai, serta dokumen pendukung seperti ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, dan rencana studi. Pelamar juga bisa mendaftar melalui dua jalur, yaitu jalur kedutaan (Embassy Track) dan jalur universitas (University Track). Secara umum tidak ada persyaratan menyertakan hasil tes TOEFL atau IELTS. Nantinya peserta akan diberi pelatihan bahasa Korea selama setahun.

Beasiswa GKS sangat komprehensif, termasuk biaya kuliah penuh, tunjangan hidup bulanan, tiket pesawat pulang-pergi, asuransi kesehatan, serta kursus bahasa Korea selama satu tahun sebelum perkuliahan dimulai. Selain itu, penerima beasiswa juga mendapatkan dukungan akomodasi, biasanya berupa asrama kampus dengan fasilitas memadai. 

3. Russian Government Scholarship

ilustrasi seleksi administrasi (Pexels.com/Kindel Media)

Russian Government Scholarship merupakan program beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Rusia bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di berbagai universitas di Rusia. Program ini mencakup jenjang S1, S2, dan S3, serta bidang studi yang sangat beragam, mulai dari teknik, kedokteran, hingga ilmu sosial. 

Kamu bisa menyiapkan persyaratannya meliputi kelengkapan dokumen seperti ijazah dan transkrip nilai, kemampuan akademik yang baik, serta lolos seleksi administratif dan/atau ujian atau wawancara. Dalam banyak kasus, penerima juga diwajibkan mengikuti program persiapan bahasa Rusia (foundation year) sebelum memulai perkuliahan utama, terutama jika program studi menggunakan bahasa Rusia.

Beasiswa ini mencakup meliputi pembebasan biaya kuliah secara penuh serta akses ke fasilitas pendidikan di universitas tujuan. Namun, berbeda dengan beberapa beasiswa lain, tunjangan hidup biasanya terbatas atau relatif kecil, sehingga penerima perlu menyiapkan dana tambahan untuk kebutuhan sehari-hari. Akomodasi sering kali disediakan dalam bentuk asrama mahasiswa dengan biaya yang terjangkau. 

4. Chinese Government Scholarship

ilustrasi mahasiswa (Pexels.com/george pak)

Chinese Government Scholarship (CGS) adalah program beasiswa resmi dari pemerintah Tiongkok yang dikelola oleh China Scholarship Council (CSC) untuk mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di berbagai universitas di Tiongkok. Program ini mencakup jenjang S1, S2, dan S3 dengan berbagai pilihan bidang studi, baik dalam bahasa Mandarin maupun Inggris. 

Persyaratannya meliputi prestasi akademik yang baik, batas usia sesuai jenjang pendidikan, kondisi kesehatan yang memenuhi syarat, serta dokumen seperti ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, dan rencana studi. Untuk program berbahasa Mandarin, peserta biasanya tidak diminta menyertakan nilai TOEFL, tetapi bersedia mengikuti pelatihan bahasa selama setahun sebelum perkuliahan dimulai. 

Cakupan beasiswa CGS tergolong lengkap, meliputi biaya kuliah penuh, tunjangan hidup bulanan, asuransi kesehatan, serta akomodasi yang biasanya berupa asrama kampus atau subsidi tempat tinggal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team