Surabaya, IDN Times - Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) menyiapkan rangkaian kegiatan khusus selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan tema “Healing Ramadhan, Tenang Jiwa, Kuat Raga”. Program ini difokuskan pada penguatan spiritual dan kebugaran fisik jamaah sepanjang bulan suci.
Humas MAS, Helmy M. Noor, mengatakan tema tersebut dimaknai sebagai upaya menjadikan Ramadan sebagai ruang pemulihan jiwa dan penguatan raga, khususnya bagi generasi muda yang mengalami kelelahan mental dan emosional.
Selama 1–30 Ramadan, MAS menggelar Majelis “One Day One Khatam” setiap sore bakda Asar. Program baru ini menghadirkan majelis yang terdiri dari 30 orang, masing-masing membaca satu juz sehingga khatam 30 juz atau satu Al-Qur’an setiap hari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Ngaji Ngabuburit dan buka puasa bersama.
“Khusus Majelis ‘One Day One Khatam’ ini menjadi program baru tahun ini. Suasananya seperti majelis ngaji di masjid-masjid di Tanah Suci,” ujar Helmy.
Selain itu, salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an digelar setiap malam selama Ramadan. Pada 10 malam terakhir, MAS menyelenggarakan qiyamul lail, serta peringatan Nuzulul Qur’an pada 17 Ramadan.
Di bidang sosial kemasyarakatan, MAS mengadakan buka puasa bersama setiap hari, bazar Ramadan di sisi timur masjid, donor darah yang masih dalam proses, serta cek kesehatan bagi sekitar 200 marbot pada 18–19 Februari 2026.
Program “MAS Berbagi” juga akan digelar pada 21 Ramadan untuk dhuafa, anak yatim, penyandang disabilitas, guru, dan marbot.
Tak hanya kegiatan ibadah dan sosial, MAS juga menghadirkan program kreatif seperti Museum Masa Lalu dan Masa Kini sepanjang Ramadan, Festival Ramadan bertema kajian turats yang tengah diproses, serta kegiatan literasi digital.
Untuk penguatan fisik, digelar Liga Marbot Soccer dan Ngaji Bareng Bintang Bola pada 2–8 Maret 2026 di lapangan mini soccer MAS.
"Panitia berharap rangkaian kegiatan tersebut menjadikan Ramadan 1447 H di Masjid Al Akbar Surabaya sebagai momentum penguatan spiritual, sosial, dan fisik bagi jamaah, sekaligus menghadirkan suasana ibadah yang lebih khusyuk dan inklusif," pungkasnya.
