Menurutnya, penghargaan dari pemerintah pusat tersebut bisa meningkatkan semangat kinerja dan kualitas pelayanan publik. Sistem pelayanan publik terpadu tersebut dimaksudkan agar efisien dan mencegah terjadinya praktik suap dalam pelayanan. Semua tempat pelayanan di Mall Pelayanan Publik, dibuat terbuka di satu gedung.
“Dukungan pemerintah pusat terhadap inovasi daerah sangat kuat, sehingga kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Pelayanan menjadi ringkas dan transparan. Tidak ada pungutan tidak resmi. Kalau ada yang mewajibkan retribusi daerah, bisa langsung bayar ke loket bank yang disediakan. Semua terbuka dan pengurusan dokumen bisa dilihat warga. Mirip konsep open kitchen di beberapa kafe dan restoran, orang bisa melihat proses mengolah bahan sampai memasak," paparnya.
Konsep Mall Pelayanan Publik, katanya, dibuat agar masyarakat yang datang bisa nyaman. Di sana tersedia tempat duduk untuk antre, fasilitas permainan anak-anak hingga perpustakaan hingga pos pembinaan kesehatan terpadu yang menyediakan layanan tes dan konsultasi kesehatan gratis.
"Kami ingin, mengurus dokumen di pemerintahan bukan lagi sesuatu yang membosankan, tapi bikin senang. Jadi sebisa mungkin mengurus dokumen bisa bikin happy,” katanya.