Surabaya, IDN Times - Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur (Jatim) menyiagakan anggotanya untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Anggota Pramuka akan diterjunkan di berbagai titik layanan mulai H-7 hingga H+7 Hari Raya Idul Fitri.
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim, H.M. Arum Sabil mengatakan, keterlibatan Pramuka menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, terutama saat mobilitas warga meningkat tajam menjelang Lebaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari Karya Bakti Pramuka.
“Momentum Idul Fitri selalu diiringi mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Kehadiran Pramuka di titik layanan diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus menjadi wujud pengabdian Pramuka kepada bangsa dan negara,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (8/3/2026).
Arum menambahkan, anggota Pramuka akan bergabung di berbagai Pos Pengamanan Lebaran bersama aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.
Menurut Arum, keterlibatan Pramuka juga diharapkan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat selama periode mudik.
Selain membantu di posko, anggota Pramuka juga akan memberikan berbagai layanan kemanusiaan bagi para pemudik, mulai dari membantu informasi perjalanan, membantu pengaturan lalu lintas di jalur padat, hingga pelayanan di titik keramaian seperti terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara.
Sekretaris Kwarda Jatim, Bambang Suyanto, menambahkan kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi anggota Pramuka dalam menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat gotong royong.
“Karya Bakti Pramuka ini berlangsung mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. Anggota Pramuka akan membantu berbagai pelayanan bagi pemudik,” katanya.
Selain itu, anggota Pramuka juga dapat melakukan kegiatan sosial seperti membagikan takjil, masker, serta membantu pemudik yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.
Kwarda Jatim juga menyiapkan piagam penghargaan bagi anggota Pramuka yang aktif terlibat dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran.
