Tulungagung, IDN Times - Ratusan santri dan warga di sekitar lingkungan Pondok Pesantren Al Khoiriyah di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, menggelar pelaksanaan Salat Id hari ini. Mereka merayakan Hari Raya Idul Fitri setelah sebelumnya melaksanakan ibadah puasa selama 30 hari. Jemaah ini juga memulai ibadah puasa dua hari lebih awal dari ketetapan pemerintah. Mereka memiliki perhitungan tersendiri dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan Syawal.
Ponpes Al Khoiriyah di Tulungagung Gelar Salat Id Hari Ini

1. Jemaah diikuti santri dan warga sekitar ponpes
Kapolsek Sumbergempol, AKP Mohammad Anshori mengatakan pihaknya melakukan pengamanan terhadap pelaksanaan Salat Id, yang berlangsung di Masjid Nur Muhammad. Masjid tersebut berada di dalam komplek Pondok Pesantren Al Khoiriyah. Terdapat sekitar 100 jemaah yang terdiri dari santri serta warga sekitar mengikuti pelaksanaan Salat Id ini.
"Pelaksanaan Salat Id berlangsung lancar tanpa ada kendala," ujarnya, Kamis (19/04/2023).
2. Jemaah mulai puasa Ramadan dua hari lebih awal
Salat Id sendiri digelar tanpa menggunakan speaker. Jemaah melakukan takbir di dalam masjid sebagai tanda awal pelaksanaan Salat Id. Setelah Salat Id, mereka saling bersalaman. Sejumlah jemaah juga melakukan ziarah ke makam yang berada di belakang masjid. "Jemaah ini memulai puasa dua hari lebih awal dan hari rayanya juga lebih awal," terangnya.
3. Menjadi tradisi sejal dulu dan tidak menimbulkan gejolak
Menurut Anshori pelaksanaan Salat Id lebih awal ini menjadi tradisi bagi Jemaah Al Muhdor. Mereka diketahui memiliki perhitungan tersendiri untuk menentukan awal bulan Ramadhan serta Syawal. Meskipun begitu tidak ada gejolak di masyarakat sekitar. Mereka saling menghormati dan tidak pernah mempermasalahkannya.
"Ini sudah menjadi tradisi sejak dulu dan tidak ada gejolak di masyarakat," pungkasnya.