Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kapolri Sebut Panen 1,23 Juta Ton Jagung, 100 Ton Diekspor ke Malaysia
Kapolri Jendral Listyoo Sigit Prabowo saat sambutan di panen raya jagung. (Dok. Sekertariat Presiden)
  • Polri menggelar panen jagung serentak kuartal II di Tuban dengan hasil 1,23 juta ton dari lahan 189.760 hektare, sebagai bagian program peningkatan produksi nasional.
  • Sebanyak 100 ton jagung hasil panen diekspor ke Malaysia dengan harga Rp7.000 per kilogram dan margin keuntungan Rp500 per kilogram.
  • Kapolri Listyo Sigit menyampaikan aspirasi petani kepada Presiden Prabowo agar mendapat tambahan bantuan bibit, pupuk, dan alsintan untuk mendukung produktivitas pertanian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Polri melaksanakan panen jagung serentak kuartal II di Dusun Kedung Sari, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Sabtu (16/5/2026). Pada panen raya tersebut, Polri memanen 1,23 juta ton jagung.

Kapolri Jendral Listyoo Sigit Prabowo mengatakan, Polri berhasil merealisasikan penanaman jagung di lahan seluas 661,112 ribu hektare dengan hasil panen 3,9 juta ton. Hal ini juga turut mendukung peningkatan produksi panen jagung 2025 sebesar 6,7 persen 1,8 juta ton.

"8 Januari 2026 Kami telah melakukan panen raya kuartal pertama pada lahan seluas 91 ribu degan hasil panen 88.4129 ton," ujar dia.

Sementara pada panen raya hari ini, Polri telah melaksanakan panen raya serentak pada lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi hasil panen 1,23 juta ton.

"100 ton jagung akan diekspor ke Malaysia. Ke Malaysia Rp7000 per kilo, margin keuntungan Rp500 perkilo," kata dia.

Secara khusus Polri di Tuban telah menanam jagung di lahan seluas 101,5 hektare lahan perhutanan sosial berasal dari 4 Gapoktan. "Dari lahan tersebut potensi panen mencapai 609 ton dan seluruh hasil panen akan dikirim ke Bulog guna menjaga ketahanan pangan pemerintah dan menjaga stabilitas pasokan," jelas dia.

Di sisi lain, Sigit memaparkan, hingga saat ini, ada 714 Poktan jagung binaan Polri di 42 Polres pada 8 Polda telah memanfaatkan fasilitas tersebut, dengan total pinjaman mencapai Rp30,03 miliar.

Sigit pun menyampaikan aspirasi para petani di hadapan Presiden Prabowo. Di antaranya, kelompok tani berharap mendapatkan lebih banyak alsintan, bibit hingga pupuk.

"Di samping itu, para petani berharap kiranya dapat menerima bantuan yang lebih banyak lagi terkait dengan bibit, pupuk, dan alsintan, sehingga dapat mendukung peningkatan produksi," tutup Sigit.

Editorial Team