Magetan, IDN Times – Balapan liar kembali menelan korban jiwa. Bukan pembalap, bukan pula pengendara yang ugal-ugalan, melainkan penonton yang memenuhi badan jalan umum. Tiga orang tewas, enam lainnya luka-luka setelah sebuah pickup pengangkut sayur menabrak kerumunan balapan liar di Magetan, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.
Insiden terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Umum Kawedanan–Magetan, Desa Selorejo. Jalan yang seharusnya menjadi ruang aman lalu lintas berubah total menjadi arena ilegal. Puluhan orang berdiri di tengah badan jalan, menunggu start balapan liar.
Warga setempat, Miko, menyebut aktivitas tersebut sudah berulang kali terjadi dan bukan rahasia lagi. “Itu penonton balapan liar, anak-anak ABG. Jalan sudah penuh orang. Ini bukan kejadian sekali dua kali,” ujar Miko.
Di saat yang sama, sebuah Mitsubishi L300 bernopol AE 8029 SQ yang dikemudikan AR (26) melintas dari arah timur menuju Pasar Plaosan untuk mengantar sayuran. Sopir tak menduga jalan gelap di depannya berubah menjadi lautan manusia. “Mau banting ke kanan penuh orang, ke kiri juga penuh. Tidak ada ruang. Akhirnya enam sampai tujuh orang ketabrak bareng-bareng,” kata Miko.
Pickup tersebut kemudian oleng dan masuk ke sungai. Dalam hitungan detik, tontonan ilegal berubah menjadi tragedi maut. Sopir kehilangan pilihan, 3 penonton kehilangan nyawa. Satu orang meninggal di tempat kejadian perkara, dua lainnya sempat mengembuskan napas terakhir di rumah sakit.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan, Ipda Sulanjat, membenarkan insiden tersebut dan menyatakan kecelakaan masuk kategori tabrak manusia. “Di TKP terdapat kerumunan orang di badan jalan. Kondisi jalan gelap dan pengemudi kurang antisipasi,” jelasnya.
