Surabaya, IDN Times - Bandara Internasional Juanda resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 setelah beroperasi selama 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026. Selama periode tersebut, jumlah penumpang tercatat mencapai 766.175 orang atau naik 5 persen dibandingkan tahun lalu.
General Manager Bandara Juanda, Muhammad Tohir, mengatakan peningkatan juga terjadi pada pergerakan pesawat. Sepanjang masa posko, terdapat 5.020 penerbangan atau tumbuh 8 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
"Antusias mudik masih terjadi di Bandara Juanda, jumlah penumpang meningkat dari tahun lalu,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Data Bandara Juanda menunjukkan, rute domestik masih mendominasi pergerakan penumpang. Jakarta menjadi tujuan favorit dengan 142.894 penumpang, disusul Bali sebanyak 80.002 penumpang, dan Makassar di posisi ketiga dengan 77.140 penumpang.
Untuk puncak arus mudik terjadi pada 14 Maret 2026 dengan 47.547 penumpang dan 302 penerbangan. Sementara puncak arus balik tercatat pada 29 Maret 2026 dengan 52.648 penumpang dan 300 penerbangan.
Selama periode Lebaran, Bandara Juanda juga mencatat tambahan 173 penerbangan ekstra yang dioperasikan sejumlah maskapai, seperti Citilink, Lion Air, AirAsia, Super Air Jet, dan Sriwijaya Air.
Tohir menambahkan, operasional bandara selama masa posko berjalan lancar meski terjadi peningkatan trafik. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini.
"Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Meski jumlah penumpang meningkat, standar pelayanan tetap terjaga dan operasional berjalan lancar,” pungkasnya.