Surabaya, IDN Times - PT Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada H+7 hingga H+8 atau sekitar 28–29 Maret 2026. Lonjakan penumpang diperkirakan meningkat sekitar 5 persen dibanding tahun sebelumnya.
General Manager Cabang Kalimas dan GSN Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa, Ana Adiliya, mengatakan tren kenaikan jumlah penumpang sudah terlihat sejak beberapa tahun terakhir dan diproyeksikan terus berlanjut pada periode arus balik tahun ini.
“Untuk arus balik, kami memprediksi terjadi peningkatan sekitar 5 persen. Puncaknya diperkirakan pada H+7 hingga H+8 Lebaran,” ujarnya.
Berdasarkan data Pelindo, total penumpang angkutan Lebaran 2026 diproyeksikan mencapai sekitar 287.015 orang, meningkat dari realisasi tahun 2025 sebesar 273.348 penumpang.
Dari sisi pergerakan, penumpang yang turun (debarkasi) masih mendominasi dengan proyeksi mencapai 195.146 orang, sementara penumpang naik (embarkasi) diperkirakan sekitar 91.870 orang.
Ana menjelaskan, peningkatan arus balik ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke kota asal setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Sejumlah pelabuhan di wilayah Pelindo Regional 3 juga diprediksi mengalami lonjakan penumpang, di antaranya Balikpapan, Makassar, dan Lembar, yang selama ini menjadi simpul utama pergerakan penumpang kapal laut.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pelindo telah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari optimalisasi layanan terminal penumpang, pengaturan alur kedatangan, hingga koordinasi dengan operator kapal dan instansi terkait.
“Kami memastikan pelayanan selama arus balik berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh penumpang,” kata Ana.
Pelindo juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik dengan baik, termasuk memilih jadwal keberangkatan lebih awal guna menghindari kepadatan pada puncak arus balik.
