Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelaku Pembunuhan Satpam di Sukomanunggal Ternyata Teman Sendiri
TKP pembunuhan sekuriti di Surabaya. (IDN Times/Khusnul Hasana)
  • Polisi Surabaya menangkap OA, teman sekaligus rekan kerja korban DK, sebagai pelaku pembunuhan satpam di kawasan Sukomanunggal Asri pada Senin, 12 April 2026.
  • OA menusuk DK di bagian dada dan leher menggunakan senjata tajam saat kondisi sekitar sepi, berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi di lokasi kejadian.
  • Motif pembunuhan masih diselidiki polisi, sementara korban dikenal baik oleh rekan kerja dan warga sekitar sebelum ditemukan tewas bersimbah darah di pos jaga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Polisi telah menangkap pelaku pembunuhan terhadap seorang satpam berinisial DK di Kawasan Sukomanunggal Asri , Kecamatan Sukomanunggal Surabaya, Senin (12/4/2026). Pelaku adalah OA yang merupakan teman korban sesama satpam.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto membernakan hal tersebut. DK dan OA selama ini bersahabat, DK menjadi petugas keamanan yang bertugas menjaga gedung kosong, sementara OA adalah satpam kompleks.

"Sekarang sudah ditangkap dan dalam proses penyidikan. Inisial OA. Sama sebagai seorang satpam. Mereka adalah sahabat," ujar Edy, Selasa (12/5/2026).

Edy menyebut, OA membunuh korban dengan cara menusuk tubuh DK di bagian dada dan leher menggunakan senjata tajam. OA menghabisi nyawa DK sendirian.

" Setelah dicek CCTV yang ada dan kemudian keterangan saksi di TKP memang saat itu kondisi sepi tidak ada orang selain korban dan pelaku," tuturnya.

Sementara terkait motif OA melakukan hal ini, saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang petugas keamanan atau sekuriti ditemukan tewas bersimbah darah di pos satpam area gedung mangkrak Jalan Sukomanunggal Asri, Kecamatan Sukomanunggal Surabaya, Senin (11/5/2026).

Pantauan IDN Times terlihat, di pos satpam Tempat Kejadian Perkara nampak terpasang garis polisi. Lokasi sekitar TKP yang merupakan sebuah gedung kosong juga terlihat sepi orang.

Salah satu saksi yang merupakan petugas kebersihan setempat mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB. Tubuh korban ditemukan dalam keadaan bersimbah darah.

"Yang menemukan itu sesama sekuriti. Jadi waktu mau tukar shift pagi, kok lampunya belum dimatikan. Pas masuk ke pos, korban sudah tergeletak," ungkap dia.

Kusnul bilang, selama ini DK tak pernah terlihat ada masalah dengan siapapun. DK bahkan dikenal baik oleh petugas kebersihan sekitar.

Editorial Team