Malang, IDN Times - Belakangan viral di media sosial tentang adanya salah satu pasien Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) dari BPJS Kesehatan yang ditolak oleh Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Pihak rumah sakit pun langsung merespons kabar tersebut.
Pihak rumah sakit menyebut bahwa pasien yang ditolak tersebut adalah pasien Hemodialisa (HD) atau cuci darah. Ia ditolak karena data pasien tersebut sudah tidak lagi tercatat di komputer RSSA Kota Malang. Hilangnya data pasien itu terjadi usai Dinas Kesehatan menonaktifkan data 679.921 PBID Kabupaten Malang. Penonaktifan ini dilakukan untuk pemutakhiran data menuju pelayanan Universal Health Coverage (UHC).
