Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Nakhoda Ditemukan Tewas, Total 3 Nyawa Melayang di Laut Gresik
Evakuasi nahkoda kapal di Gresik. Dok. BPBD Gresik.
  • Nakhoda perahu bernama H. Ajib ditemukan meninggal dunia di perairan Gresik, menjadi korban terakhir dari insiden tenggelamnya perahu bermuatan besi tua.
  • Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah sekitar 5,7 mil laut dari lokasi kejadian dan menutup operasi pencarian setelah tiga hari proses penyisiran.
  • Dari lima awak kapal, tiga orang tewas termasuk nahkoda, sementara dua lainnya berhasil diselamatkan setelah perahu dihantam gelombang di dekat Pelabuhan PLTU Gresik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Gresik, IDN Times - Pencarian korban perahu tenggelam di perairan Gresik akhirnya berakhir duka. Nakhoda perahu, H. Ajib (66), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (6/5/2026) pagi, sekaligus menjadi korban terakhir yang dicari tim SAR gabungan.

Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi, mengatakan jenazah korban ditemukan sekitar pukul 08.15 WIB di koordinat 7°03'45.6"S 112°39'40.1"E atau sekitar 5,7 mil laut dari lokasi kejadian kapal (LKK). “Tim berhasil mengevakuasi korban atas nama H. Ajib dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Jenazah korban yang merupakan warga Keramat Tinggil, Kecamatan Gresik, langsung dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian resmi ditutup pada pukul 09.10 WIB. Total lima anak buah kapal (ABK), tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya berhasil selamat.

Peristiwa nahas itu bermula saat perahu bermuatan besi tua berangkat dari wilayah Lumpur, Gresik menuju Kamal, Madura pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah mengangkut sekitar tiga ton besi tua, perahu kembali menuju Gresik pada pukul 19.00 WIB.

Namun perjalanan pulang berubah menjadi tragedi. Saat melintas di depan Pelabuhan PLTU Gresik sekitar pukul 21.00 WIB, perahu dihantam gelombang dari kapal yang melintas hingga kemasukan air, oleng, dan akhirnya tenggelam di tengah laut.

Dalam situasi genting itu, dua korban berhasil diselamatkan oleh kapal yang kebetulan melintas. Sementara tiga lainnya, termasuk sang nahkoda, tidak berhasil bertahan.

Editorial Team