Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WhatsApp Image 2026-02-10 at 13.45.33.jpeg
Menu paket MBG yang dikonsumsi siswa. IDN Times/Bramanta Pamungkas

Intinya sih...

  • SPPG di Malang akan mulai produksi makanan kering selama Ramadan, dengan distribusi ringan skema 2-3 hari sekali.

  • SPPG tidak wajib mengambil seluruh bahan makanan dari Kopdes Merah Putih, bisa juga dari UMKM.

  • Siswa masih bisa mengambil MBG saat musim liburan dengan mekanisme pengambilan yang disesuaikan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang, IDN Times - Jelang memasuki bulan Ramadan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapatkan tantangan menyediakan makanan yang bisa bertahan hingga waktu buka puasa. Oleh karena itu, MBG di Malang akan didominasi menu makanan kering yang hisa bertahan lama.

1. SPPG di Malang akan mulai produksi makanan kering selama Ramadan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi menyampaikan selama bulan Ramadan, menurutnya MBG akan diganti dengan makanan kering yang bisa bertahan lama. Sementara distribusinya akan dibuat ringan skema 2 hari sekali atau 3 hari sekali.

"Jadi nanti meskipun makan kering, kita tetap memberikan macam-macam menu termasuk buah. Tapi buah ini bukan buah basah seperti semangka, tapi seperti jeruk, kelengkeng, dan sebagainya. Sudah diatur kandungan gizinya karena sudah diatur oleh nutrisionist di setiap SPPG," terangnya saat dikonfirmasi pada Jumat (13/2/2026).

Ia menyampaikan jika pihaknya telah melakukan sosialisasi dan edukasi pada SPPG agar mereka bisa mengambil makanan kering dari UMKM di daerahnya. Tapi ia memperingatkan agar SPPG tetap mengambil makanan kering dengan kandungan gizi yang baik.

"Jadi tidak cookies yang dijual karena nilai nutrisinya sudah bisa dilihat di situ. Yang jelas saya pastikan bukan snack seperti ciki-cikian, sudah terukur nilai nutrisinya," tegasnya.

2. SPPG tidak wajib mengambil seluruh bahan makanan dari Kopdes Merah Putih

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Mahila juga menyampaikan jika selama Ramadan, SPPG tidak wajib mengambil seluruh bahan makanan dari Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Ia menyadari ada keterbatasan Kopdes Merah Putih dalam menyediakan bahan makanan kering.

"SPPG bisa mengambil di Koperasi Desa Merah Putih, tqpi kan ada seperti roti-roti yang tidak dijual di sini, tapi ambil di UMKM. Tentu ini nanti dengan mekanisme tertentu, apakah UMKM iti bisa memenuhi misalnya dalam 1 hari itu melayani 4 ribu orang. Tentu ada mekanisme yang sudah diatur dari SPPG," jelasnya.

3. Siswa juga masih bisa mengambil MBG saat musim liburan

Ilustrasi Dapur MBG. (IDN Times/Putra Bali Mula

Lebih lanjut, Mahila juga menyampaikan jika saat memasuki musim libur, para siswa masih tetap bisa mengambil MBG. Nantinya sistem pengambilannya akan disesuaikan seperti saat musim libur pergantian semester.

"Termasuk nanti kalau musim libur sudah ada mekanisme tersendiri seperti kemarin. Jadi ditawarkan pada siswa apakah akan diambil atau tidak, karena musim libur merrka ada yang ke luar kota sehingga tidak bisa mengambil ke sekolah," pungkasnya.

Editorial Team