Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260213-WA0155.jpg
Mendes PDT hadir di deklarasi Jatim Bersih Narkoba. (Dok. Humas Kemendes PDT)

Intinya sih...

  • Mendes PDT Yandri Susanto meminta Jawa Timur jadi percontohan nasional Desa Bersih Narkoba.

  • Yandri ajak semua pihak terlibat dan siap melawan narkoba yang merusak kehidupan berbangsa.

  • Ia mendorong agar Jatim tak berhenti melawan narkoba untuk mewujudkan Indonesia emas 2045 bersih dari narkoba.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto meminta Provinsi Jawa Timur agar menjadi percontohan nasional sebagai provinsi yang melakukan pencegahan dan penyalahgunaan narkoba. Pencegahan itu melalui program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar)

Yandri mengajak semua pihak untuk turut terlibat dan harus siap melawan narkoba. Menurutnya, narkoba telah merusak semua sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, mulai dari ideologi, kehidupan sosial, budaya, ekonomi, pertahanan yang semuanya rusak disebabkan oleh narkoba.

“Nah, maka kita lebih baik mencegah daripada mengobati, maka gerakan hari ini adalah gerakan yang kongkrit, gerakan yang nyata, kita hadir bersama BNN RI kemudian Ibu Gubernur, Walikota, Bupati semuanya kita punya tanggung jawab yang sama, punya kepentingan yang sama, bahwa narkoba ini salah satu musuh terberat dunia hari ini, termasuk Indonesia,” ungkap Yandri menghadiri Deklarasi Jawa Timur Bersih dari Narkoba (Bersinar) di Balai Budaya Jawa Timur, Jumat (13/2/2026).

“Karena musuh kita enggak kelihatan, tiba-tiba sudah masuk pekarangan rumah kita, masuk ke rumah kita, menyasar atau masuk ke darah daging keluarga kita, karena ini operasi para bandar sangat senyap, sangat licik dan cerdik yang kita juga tidak boleh kalah,” imbuh Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Ia berharap semua pihak, mulai dari wali kota, bupati hingga masyarakat turut berperan aktif dalam mensukseskan program Desa Bersinar. Semua pihak harus pasang mata terhadap bahaya peredaran narkoba.

Di samping itu, Yandri juga mengapresiasi pemerintah Provinsi Jawa Timur yang terus menggerakkan desa bersih narkoba untuk mewujudkan Indonesia emas 2045 yang bersih dari narkoba. Ia juga mendorong agar Jatim tak berhenti melawan narkoba.

“Jadi selamat buat Jawa Timur, Ibu Gubernur kami dari desa tentu sangat bersyukur adanya gerakan desa bersih narkoba. Insyaallah dengan gerakan ini bukan hanya kata-kata saja, bukan hanya deklarasi saja, tapi ayo kita awasi keluarga kita, awasi Kampung kita awasi RT/RW kita, awasi desa kita, kecamatan kita, kabupaten kita, Indonesia kita, dengan itu Insyaallah Indonesia emas tahun 2045 menjadi kenyataan, Indonesia bebas dari narkoba," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Yandri juga menerima penghargaan atas komitmen dan jasanya dalam rangka mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba di bidang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dari Kepala BNN RI.

Editorial Team