Surabaya, IDN Times - Tren minat masyarakat dalam berinvestasi emas menjelang Ramadan dan Idulfitri sering kali mengalami peningkatan. Momen ini dimanfaatkan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional VIII Surabaya untuk meningkatkan penjualan emas hingga tiga kali lipat melalui kampanye "Langkah Emas Raih Kemenangan" di ajang BSI Fest Ramadan 2026.
Festival tersebut digelar di Atrium Tunjungan Plaza Surabaya selama bulan Ramadan. Melalui festival ini, BSI optimistis penjualan emas secara nasional mampu menembus angka 6 ton pada tahun ini, atau melonjak tiga kali lipat dibanding capaian tahun lalu sebesar 2 ton.
RCEO BSI Regional VIII Surabaya, Jajang Abdul Karim, mengungkapkan bahwa Jawa Timur merupakan motor utama penggerak portofolio emas BSI secara nasional. Antusiasme masyarakat Jawa Timur terhadap emas sangat tinggi. Hal ini tercermin dari kontribusi wilayah tersebut yang mencapai seperempat dari total portofolio nasional.
"Dari 12 region yang ada, Jawa Timur menyumbang sekitar 25 persen portofolio penjualan emas nasional. Ini menunjukkan masyarakat Jatim memiliki minat yang sangat tinggi untuk menjadikan emas sebagai instrumen pelindung nilai di tengah tren kenaikan harga," ujar Jajang.
Salah satu pemicu pertumbuhan pesat ini adalah pergeseran perilaku nasabah dari emas fisik konvensional ke emas digital melalui platform BSI Mobile atau Byond. Jajang menjelaskan bahwa BSI melakukan demokratisasi akses emas agar bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.
"Bisa jadi sekarang dengan kemudahan digital akses yang lebih mudah orang akan lebih terdorong untuk (membeli emas), karena praktis bisa dibeli dan dijual 24 jam. Di mana saja kapanpun nasabah juga bisa melakukan transaksi jual beli emas tersebut," ungkap dia.
Selain itu, nasabah juga bisa membeli emas dari mulai 0.02 gram. Hal ini mempermudah masyarakat agar bisa berinvestasi emas.
"Nah, dengan BSI emas ini kita membuka ruang untuk kemudian nasabah atau masyarakat bisa melakukan pembelian emas secara digital dalam pecahan mulai dari 0,02 gram gitu. Artinya memang terjangkau," jelasnya.
Untuk tahun ini, BSI juga mematok target ambisius dalam hal jumlah nasabah, yakni mencapai 2 juta nasabah dari posisi tahun lalu di angka 500.000. Strategi utamanya adalah menyasar segmen Generasi Z dengan porsi hingga 50 persen.
"Kami menyasar Gen Z karena mereka menyukai kemudahan dan nominal yang kecil,"tutur dia.
BSI juga menerapkan batasan maksimal penjualan emas. Nasabah hanya boleh membeli maksimal 100 gram untuk mencegah pembelian dalam jumlah banyak oleh para konglomerat.
"Oleh karena itu, kami juga menerapkan batasan maksimal pembelian 100 gram per orang agar distribusi emas ini merata dan tidak dimonopoli oleh kelompok tertentu saja," tambah Jajang.
Di BSI Fest Ramadan 2026, juga ada pameran haji dan umrah. Di pameran itu, masyarakat bisa mendapatkan diskon paket umrah hingga Rp 4 juta. Tak hanya itu, BSI juga menyediakan berbagai promo lainnya
