Ngawi, IDN Times – Menjelang Lebaran Idulfitri 2026, warga di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengeluhkan sulitnya mendapatkan elpiji 3 kilogram. Gas subsidi yang biasa disebut gas melon itu bahkan dijual hingga Rp35 ribu sampai Rp40 ribu per tabung jika masih tersedia.
Kelangkaan gas ini terjadi di sejumlah wilayah, salah satunya di Desa Gendingan dan Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Minggu (15/3/2026). Warga yang datang ke pangkalan maupun pengecer banyak yang harus pulang dengan tangan kosong karena stok kosong.
LPG 3Kg di Ngawi Kian Langka, Harga Tembus Rp35 Ribu

1. Warga harus keliling mencari gas
Sejak awal Ramadan, warga mulai kesulitan mendapatkan elpiji 3 kilogram. Banyak warga harus berkeliling dari satu pangkalan ke pangkalan lain, bahkan ke sejumlah warung pengecer.
Sukiran, salah satu warga, mengaku sudah mencari gas di beberapa tempat namun semuanya kosong. Jika pun ada, harganya jauh di atas harga normal.
“Kalau tidak ada gas saat puasa begini bagaimana? Tadi sudah cari di tiga tempat kosong semua. Terpaksa nanti pakai kayu bakar. Kalau pun ada harganya sampai Rp40 ribu,” ujarnya.
2. Jatah tabung pengecer dipangkas
Kelangkaan ini juga dirasakan para pengecer elpiji. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan pasokan dari distributor.
Budi Santoso, salah satu pengecer, mengatakan jatah tabung yang ia terima kini jauh berkurang.
“Kasihan warga, cari gas tidak ada. Jatah kita juga dikurangi jadi 20 tabung dari sebelumnya 70 tabung,” katanya.
Akibatnya, stok cepat habis dan tidak mampu memenuhi permintaan warga yang meningkat selama Ramadan.
3. Harga melonjak hingga Rp40 ribu
Ketika gas melon tersedia, harganya melonjak jauh dari harga eceran biasa. Warga menyebut harga bisa mencapai Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per tabung.
Pengecer lain, Yanto, mengaku kesulitan mendapatkan pasokan sehingga pelanggan harus menunggu lama.
“Tidak dapat mas, sudah cari ke mana-mana jauh dari rumah. Pelanggan saya akhirnya menunggu. Kalau pun ada sampai Rp40 ribu,” ujarnya.
Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok elpiji 3 kilogram di wilayah Ngawi aman menjelang Lebaran. Sales Branch Manager Kediri VI Gas PT Pertamina Patra Niaga, Gatot Subroto, meminta masyarakat melapor jika benar terjadi kelangkaan di lapangan agar segera ditindaklanjuti.