Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
get (1).jpeg
Keluarga besar Arema FC turut berduka sedalam-dalamnya atas berpulangnya Abah Kuncoro, asisten pelatih Arema FC. (Instagram/@aremafcofficial)

Intinya sih...

  • Legenda dan asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, meninggal dunia saat mengikuti charity game peringatan 100 tahun Stadion Gajayana, Kota Malang.

  • Kuncoro disebut ambruk saat menjalani pertandingan di Stadion Gajayana sore tadi dan langsung mendapat penanganan tim medis namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

  • Manajemen Arema FC mengkonfirmasi kabar tersebut dan menyampaikan duka cita serta ucapan terima kasih atas dedikasi, ilmu, dan pengabdian yang telah diberikan oleh Kuncoro untuk Arema dan sepak bola Indonesia.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang, IDN Times - Legenda sekaligus Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (18/1/2025). Ia meninggal saat mengikuti charity game peringatan 100 tahun Stadion Gajayana, Kota Malang.

Manajemen Arema FC mengkonfirmasi jika pria berusia 52 tahun ini telah meninggal dunia usai mendapatkan perawatan di RSUD Saiful Anwar, Kota Malang. Kuncoro disebut ambruk saat menjalani pertandingan di Stadion Gajayana sore tadi.

"Keluarga besar Arema FC turut berduka sedalam-dalamnya atas berpulangnya Abah Kuncoro, asisten pelatih Arema FC. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan. Terima kasih atas dedikasi, ilmu, dan pengabdian yang telah Abah berikan untuk Arema dan sepak bola Indonesia," tulis akun Instagram Arema FC, @aremafcofficial.

Kuncoro disebut-sebut awalnya sempat bermain pada babak pertama bersama para mantan pemain Arema lainnya seperti Hermawan sampai Siswanto. Kemudian saat ia menepi ke bench pemain, ia tiba-tiba ambruk sehingga langsung mendapat penanganan tim medis. Sayangnya, nyawanya tidak bisa diselamatkan dan kini berada di kamar jenazah RSUD Saiful Anwar, Kota Malang.

Editorial Team