Pasuruan, IDN Times - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya memastikan perjalanan KA Mutiara Timur tetap berjalan normal meski sempat mengalami insiden tertemper mobil di perlintasan tanpa palang di Pasuruan, Minggu (30/11/2025).
Insiden terjadi sekitar pukul 10.19 WIB di JPL Nomor 88 (tidak terjaga), KM 41+4/5, petak jalan antara Stasiun Porong – Stasiun Bangil, tepatnya di Jalan Selokambang, Kelurahan Gunung Gangsir, Kecamatan Beji.
Menurut laporan Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), rangkaian dan lokomotif KA Mutiara Timur relasi Surabaya Pasar Turi – Ketapang berada dalam kondisi aman. Setelah pemeriksaan cepat di lokasi, kereta dapat melanjutkan perjalanan kembali pada pukul 10.25 WIB.
“Perjalanan kembali dilanjutkan karena rangkaian dipastikan aman,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif.
Ia menegaskan bahwa KAI Daop 8 Surabaya selalu mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
“Keselamatan adalah prioritas utama dan membutuhkan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
KAI kembali mengimbau pengguna jalan agar selalu berhenti, melihat kiri–kanan, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas di perlintasan sebidang, terutama yang tidak dijaga.
