Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kya-kya Surabaya Dibuka Lagi, Akan Nyambung dengan Wisata Perahu Loh
Suasana Kya-kya Surabaya di Sore hari, Selasa (9/8/2022). (IDN Times/Khusnul Hasana)

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Kota Surabaya berencana membuka kembali kawasan wisata Kya-kya. Kawasan pecinan Surabaya ini kedepan akan diintegrasikan dengan wisata perahu Kalimas.

"Tadi saya sampaikan bahwa kya-kya jadi pengembangan wisata kota tua, bagian kecilnya ada di sana itu kita akan coba optimalkan sehingga nanti di bulan Agustus kita bisa buka," ujar Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya, Wiwik Widayati di kantor Ex Humas, Selasa (9/8/2022).

1. Akan ada makana dan budaya Cina

IDN Times/Ardiansyah Fajar

Wiwik menuturkan, nantinya di Kya-kya akan ada berbagai macam makanan khas cina atau Chinese food. Selain itu, juga akan ada hiburan seni budaya Cina.

"Di samping itu, kami juga ada di posisi membuka destinasi yang bisa menjadi penunjang," tuturnya.

2. Pemkot mulai hias jalan Kembang Jepun dan Karet

Suasana Kya-kya Surabaya di Sore hari, Selasa (9/8/2022). (IDN Times/Khusnul Hasana)

Saat ini, kawasan sekitar jalan Kembang Jepun dan Jalan Karet sudah mulai terpasang lampion dan tiang lampu juga dicat warna merah. Untuk menambah kekhasan kawasan pecinan

"Sudah tampak perubahan yang sangat luar biasa, tinggal kami lengkapi dengan pengcatan, mural dan sebagainya. Hari ini proses mural dan pengecatan," ungkapnya.

3. Kya-kya akan diintegrasikan dengan wisata perahu

Potret pengunjung yang hendak masuk kapal di Wisata Perahu Kalimas. (IDN Times/Reza Iqbal)

Wiwik menuturkan, wisata kawasan pecinan ini nantinya akan diintegrasikan dengan wisata perahu Kalimas. Dermaga wisata akan diletakkan di Kawasan Peneleh. Dengan begitu, pengunjung yang naik perahu dari Monumen Kapal Selam atau dari Taman Prestasi bisa langsung menikmati indahnya malam di kawasan Pecinan sambil menikmati chinese food.

"Jadi mulai alun-alun, menuju ke mana gitu. Kalau mau diterusin, itu nanti ada juga yang di peneleh, pandaian dan sebagainya," tandas Wiwik.

Editorial Team