Sidoarjo, IDN Times - Jumlah korban dalam insiden ledakan di pabrik peleburan baja PT Great Wall Steel (GWS), Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, kembali bertambah. Hingga Selasa (7/4/2026) sore, total korban tercatat menjadi lima orang, dengan satu di antaranya meninggal dunia.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan, adanya penambahan jumlah korban tersebut. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis. “Update terbaru, korban akibat ledakan ada lima orang,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia merinci, dari total korban tersebut, empat orang mengalami luka berat, sementara satu orang dinyatakan meninggal dunia.
Sebelumnya, ledakan keras terjadi di kawasan industri PT GWS pada Senin (6/4/2026) sore. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden bermula saat pekerja melakukan pemotongan material logam menggunakan alat las.
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, menjelaskan dua pekerja tengah memotong besi tua saat ledakan tiba-tiba terjadi. “Kronologinya ada dua orang melakukan pemotongan besi menggunakan las blender, kemudian terjadi ledakan,” katanya.
Akibat ledakan tersebut, seorang kernet truk eksternal berinisial R dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terkena serpihan material. Sementara itu, empat korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka serius yang diderita.
Untuk memastikan penyebab pasti insiden, polisi telah menerjunkan tim gabungan dari Polresta Sidoarjo dan Polsek setempat. Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Jatim juga dilibatkan guna melakukan sterilisasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
