Surabaya, IDN Times - Sebanyak 19 warga Jawa Timur (Jatim) yang tinggal di Iran dan Yaman akhirnya dipulangkan, untuk antisipasi ketegangan Iran - Israel. Rinciannya, 17 orang sudah berada di Tanah Air. Sementara sisanya masih di dalam proses, rencana dipulangkan 10 Juli.
Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Jatim Zainal Fanani mengatakan bahwa mereka yang dipulangkan mayoritas Pekerja Migran Indonesia (PMI). Ia juga memastikan, belasan orang yang telah pulang dalam kondisi sehat.
"Semua dalam kondisi sehat dan akan dipulangkan," ujarnya, Minggu (29/6/2025).
Zainal menegaskan jika proses kepulangan PMI akan dikawal ketat. Pemprov sudah berkoordinasi dengan keluarga mereka. "Ada yang dijemput di Jakarta. Adapula yang diantarkan pulang," katanya.
"Pendampingan dilakukan agar mereka tidak trauma," tambah Zainal.
Selain Dinas Kesehatan, pemprov juga mengerahkan tim dari Dinas Sosial untuk melakukan mengantar sampai ke rumahnya. Perlu diketahui jika sebanyak 19 warga Jatim di Iran dan Yaman berasal dari sejumlah daerah. Ada yang dari Sidoarjo, Pasuruan, Sumenep, Surabaya dan Tulungagung.