Surabaya, IDN Times - Instrumen musik mengiringi perjalanan seorang mahasiswa bertoga menuju podium wisuda. Raut bahagia tersirat dari senyum yang tak kunjung ia hentikan. Ribuan pasang mata seolah terhipnotis dengan derap langkah sarjana Sastra Inggris, Universitas Dr Soetomo (Unitomo), Surabaya itu.
Dialah Gunadi Putra, seorang penyandang autisme yang berhasil menuntaskan studi sarjananya. Di tengah keterbatasan fisik dan kesulitan berkomunikasi, pemilik Indeks Prastasi Kumulatif (IPK) 3,74 ini menjadi “bintang” pada pengukuhan 553 wisudawan di Dyandra Convention Center, Minggu (7/4).
Tak habis-habis tepuk tangan dialamatkan kepadanya hingga Rektor Unitomo, Bachrul Amiq, kembali memanggilnya di penghujung acara. “Tadi ada yang jalannya seperti langkah tegak maju, namanya Gungun (sapaan hangat Gunadi). Silahkan berdiri Gungun biar semua orang tahu,” ujar Bachrul seraya memberi penghormatan kepadanya.