Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi temuan jenazah, IDN Times/ istimewa
Ilustrasi temuan jenazah, IDN Times/ istimewa

Tulungagung, IDN Times - Empat pelajar tewas dalam sebuah kecelakan antara sepeda motor dan dump truck, di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Jumat (17/11/2023) malam. Korban diketahui berinisial MHF (14), FDS(16), DPT (17) warga Desa Pinggirsari dan ASD (16) warga Desa Ngantru. Keempat korban ini mengendarai satu sepeda motor dan terlibat kecelakaan dengan sebuah dump truck. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

1. Dump Truck melaju dari arah timur ke barat

Kasi Humas Polres Tulungagung. Iptu Mujiatno. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno mengatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, dump truck yang dikemudikan oleh BH, warga Desa Ngayam, Kecamatan Mojoroto, Kediri melaju dari arah timur menuju barat. Sedangkan motor yang dikendarai korban melaju dari arah sebaliknya. "Empat korban ini mengendarai satu sepeda motor," ujarnya, Sabtu (18/11/2023)

2. Dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian

Ilustrasi temuan jenazah, IDN Times/ istimewa

Setibanya di lokasi kejadian dua kendaraan tersebut terlibat kecelakaan. Motor korban mengalami rusak parah dalam kejadian ini. Dua korban berinisial ASD dan DPT meninggal dunia di lokasi kecelakaan. Sedangkan dua korban lain, yakni FDS dan MHF meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

"Yang dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian sedangkan dua korban lain meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit," tuturnya.

3. Polisi masih selidiki penyebab kecelakaan

Mako Polres Tulungagung. IDN Times/ Bramanta

Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dalam kasus kecelakaan ini. Mereka belum dapat menemukan penyebab pasti terjadinya kecelakaan tersebut. Polisi juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam berkendara. "Jangan memaksakan berkendara dengan jumlah penumpang melebihi kapasitas," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team