Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Grafik jumlah pasien positif corona di Jatim per Kamis (19/3). IDN Times/Fitria Madia
Grafik jumlah pasien positif corona di Jatim per Kamis (19/3). IDN Times/Fitria Madia

Surabaya, IDN Times - Juru bicara nasional untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto telah mengumumkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 di Jawa Timur. Saat ini ada 9 kasus positif di Jatim. Sementara satu di antranya meninggal dunia. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebutkan bahwa satu tambahan pasien ini berada di Kota Surabaya.

1. Satu kasus baru di Jatim

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (tengah), saat memberikan keterangan pers tentang virus corona, Kamis (19/3). IDN Times/Fitria Madia

Khofifah menjelaskan, saat ini terdapat 2 kasus positif Covid-19 di Malang. Namun salah satu kasus sudah meninggal dunia sebelum pengumuman. Sementara pada Kamis (19/3) terdapat 7 kasus positif Covid-19 di Kota Surabaya.

"Bisa dilihat. Jadi penambahan satu kasus positif Covid-19 ada di Surabaya," sebut Khofifah saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Kamis (19/3).

2. Sebelumnya ada 8 kasus

Grafik jumlah pasien positif corona di Jatim per Kamis (19/3). IDN Times/Fitria Madia

Sebelumnya, jumlah kasus positif Covid-19 di Jatim ada 8 kasus saja. 2 kasus di Malang berasal dari RSUD dr Saiful Anwar. Namun 1 kasus sudah meninggal. Sementara 6 kasus berasal dari rumah sakit di Surabaya namun belum jelas berada di rumah sakit mana saja.

"Seperti kemarin yang kami sampaikan ada 6 diperiksa di ITD Unair," ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Rabu (18/3).

3. Total positif Covid-19 di Indonesia naik jadi 309 kasus

Ilustrasi Corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Sementara secara nasional, jumlah kasus positif Covid-19 semakin bertambah yakni sebanyak 309 kasus. Jumlah tersebut dari jumlah sebelumnya yakni 227 kasus.

"Total hari ini ada 309," kata Yuri dalam keterangan pers di Gedung BNPB, yang disiarkan langsung TVRI, pada Kamis (19/3).

Dengan rincian sebaran kasus sebagai berikut :

Bali 1 orang

Banten sebanyak 10 orang kasus baru, total akumulasi 27

DIY sebanyak 2 orang, total akumulasi 5 orang

DKI Jakarta 52 orang, total 210 orang

Jawa Barat 2 orang dan total 26

Jawa Tengah 4 orang, total 12 orang

Jawa Timur 1 orang, total 9 orang

Kalimantan Barat jumlah tetap 2

Kalimantan Timur 2, total 3 orang

Kepulauan Riau 2, total 3 orang

Sulawesi Utara 1 orang

Sumatera Utara 1, total 2 orang

Sulawesi Tenggara 3 orang

Sulawesi Selatan 2 orang kasus baru

Lampung 1 orang

Riau 2 orang

 

Editorial Team