Gresik, IDN Times - Seorang pelajar perempuan asal Surabaya diduga menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan di wilayah Driyorejo, Kabupaten Gresik. Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke polisi dan dalam penanganan aparat.
Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik, Ipda Hendri Hadiwoso, membenarkan adanya laporan tersebut. “Benar, sudah kami terima laporannya dan saat ini dalam tahap penyelidikan,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).
Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. Identitas korban dirahasiakan untuk kepentingan perlindungan dan proses hukum.
Sementara berdasarkan laporan orangtua korban, peristiwa itu diungkap ayah korban. Ia mengatakan kejadian bermula saat putrinya berpamitan untuk menghadiri acara bakar-bakar bersama teman sekolah pada Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.
Namun hingga pukul 19.00 WIB, korban tak kunjung pulang. Orangtua korban mengaku telah berupaya menghubungi putrinya melalui telepon dan pesan WhatsApp, tetapi tidak mendapat respons.
Orangtua kornan sempat mencari keberadaan korban ke rumah teman-temannya hingga ke kawasan Waduk Unesa, Surabaya. Namun korban tidak ditemukan. Telepon korban sempat terangkat pada malam hari, tetapi tanpa suara, sebelum akhirnya tidak bisa dihubungi lagi.
Keesokan paginya sekitar pukul 08.00 WIB, korban akhirnya pulang ke rumah. Saat itu korban mengaku menginap di rumah temannya sehingga orangtua tidak menaruh curiga.
Kasus tersebut baru terungkap pada 15 Januari 2026 setelah pihak sekolah memanggil orangtua korban. Dari keterangan yang diterima, korban diduga mengalami pelecehan oleh kakak kelasnya berinisial GBA.
Menurut penuturan korban kepada orang tuanya, ia diajak berkeliling menggunakan sepeda motor sebelum akhirnya dibawa ke sebuah rumah kosong di wilayah Driyorejo dengan alasan mampir minum.
Korban sempat menolak masuk, namun diancam tidak akan diantar pulang. Di dalam rumah tersebut, korban diduga mendapat ancaman dan mengalami tindakan pelecehan seksual.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Kasus Pelajar Disekap dan Diperkosa Di Gresik Masuk Tahap Penyelidikan

Ilustrasi pemerkosaan. (IDN Times)
Curated For You
- Mahasiswa di Gresik Ajak COD Motor, Saat Test Drive Dibawa Kabur11 Feb 2026, 13:29 WIB
Editorial Team
EditorZumrotul Abidin
Related Article
Air Kali Surabaya Berbusa dan Tercemar, PDAM Akui Ini06 Sep 2026, 19:50 WIB
Rp4 Miliar Nafkah Mengendap di PA Surabaya, Siapa Penerimanya?06 Sep 2026, 19:03 WIB
Revitalisasi 16 Pasar Surabaya Baru Capai 65 Persen, Ini Faktornya!06 Sep 2026, 19:02 WIB
Semeru Erupsi, BPBD Jatim Pastikan Belum Ganggu Aktivitas Warga06 Sep 2026, 19:01 WIB
Menanti Hujan, Asa Petani Magetan Menyelamatkan Tanaman dari Kemarau06 Sep 2026, 18:59 WIB
Ditinggal Beli Mie, Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Tawun Ngawi06 Sep 2026, 18:57 WIB
42 Penerbangan di Juanda Dibatalkan Imbas Erupsi Anak Krakatau06 Sep 2026, 14:31 WIB
Semeru Level Siaga, 21 Letusan Terekam dalam 6 Jam06 Sep 2026, 14:28 WIB
24 Daerah Kekeringan, Pemprov Jatim Siapkan OMC hingga Ajak Salat06 Sep 2026, 11:42 WIB
Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter06 Sep 2026, 11:15 WIB
Kekeringan Blitar Berdampak ke 98.946 Jiwa, 120 Rit Air Disalurkan06 Sep 2026, 10:38 WIB
461 Ribu Objek Pajak Manfaatkan Pembebasan di Jatim, Tembus Miliaran06 Sep 2026, 10:37 WIB
Penerbangan Terdampak, Juanda Bagikan Makanan dan Siagakan Petugas06 Sep 2026, 08:52 WIB
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Juanda, 16 Penerbangan Terdampak06 Sep 2026, 08:35 WIB
Gunung Lawu Terbakar, 1 Hektare Hutan Ludes Diduga Gegara Buka Lahan06 Sep 2026, 02:49 WIB
LBH BEM Pesantren Somasi BGN Soal Kasus Keracunan Santri di Sidoarjo06 Sep 2026, 02:47 WIB
Karhuta di Jatim Melanda 6 Gunung dan Bukit, Terparah di Semeru05 Sep 2026, 18:31 WIB
Beredar Susunan Pengurus PBNU, Gus Fahrur: Hoax05 Sep 2026, 18:29 WIB
Karhutla Semeru Capai 1.888,91 Hektare, Pemadaman Masih Berlangsung05 Sep 2026, 15:35 WIB
LBH Surabaya Minta BGN Tanggung Jawab Soal Keracunan di Jatim05 Sep 2026, 14:08 WIB