Jember, IDN Times - Merantau jadi pilihan cepat bagi sebagian orang untuk mencari rupiah. Salah satu profesi yang banyak dipilih oleh para perantau adalah pekerja proyek atau kuli bangunan. Selain tanpa perlu pusing mengikuti proses rekrutmen yang panjang, modal utama menjalani profesi ini hanya tenaga yang fit.
Sayangnya, selama pandemik banyak kuli bangunan yang menganggu. Lantaran tak ada kerjaan di tanah rantau, mereka memilih pulang ke kampung halaman.
Salah satunya Fauzi (45). Warga Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember ini sudah menggantungkan kebutuhan ekonomi keluarga dari bekerja menjadi kuli bangunan sejak 15 tahun silam. Jam terbangnya pun cukup tinggi. Tak hanya Jawa Timur, Fauzi adalah kuli bangunan lintas provinsi. Bali, Sulawesi, Kalimantan, hingga Sumatera sudah dijamahnya.
"Kalau kerja di proyek (bangunan) paling sering di Bali, dan kawasan Jawa. Kalau Kalimantan dan Sumatera, selain di proyek juga pernah di kebun sawit," kata Fauzi, kepada IDN Times, Jumat (12/3/2021).
