Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jembatan Sentong Bondowoso Ambrol, Pemprov Jatim Siapkan Jalur Alternatif Mudik
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPU Bina Marga Jatim, Agus H. Purnomo. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
  • Jembatan Sentong di Bondowoso ambrol akibat tergerus aliran sungai, memutus akses utama menuju Kabupaten Jember.
  • Pemprov Jawa Timur melalui Dinas PU Bina Marga akan memulai perbaikan jembatan setelah Hari Raya Idul Fitri 2026.
  • Untuk arus mudik, pemerintah menyiapkan dua jalur alternatif: 37 km untuk kendaraan berat dan 14 km untuk kendaraan kecil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Ambrolnya Jembatan Sentong di Kabupaten Bondowoso yang menghubungkan wilayah menuju Kabupaten Jember membuat arus lalu lintas di jalur tersebut terputus. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga memastikan penanganan jembatan akan dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, Agus H. Purnomo, mengatakan pihaknya telah melakukan asesmen terhadap kondisi jembatan yang ambrol akibat tergerus aliran sungai.

“Untuk Jembatan Sentong yang beberapa hari lalu terkikis atau tergerus, dari Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur sudah melakukan asesmen. Kebetulan jembatan tersebut memang sudah masuk rencana penanganan pada tahun 2026 ini,” ujar Agus, Minggu (8/3/2026).

Sebagai langkah antisipasi menjelang arus mudik Lebaran, pemerintah menyiapkan jalur alternatif agar mobilitas masyarakat tetap berjalan meski jembatan ditutup total.

Agus menjelaskan terdapat dua jalur alternatif yang bisa digunakan masyarakat. Untuk kendaraan berat, pengalihan arus melalui jalan kabupaten dengan jarak tempuh sekitar 37 kilometer. Sedangkan kendaraan kecil dapat menggunakan jalur alternatif lain dengan jarak sekitar 14 kilometer.

“Untuk mengantisipasi jalur Lebaran yang melalui Jembatan Sentong, nanti akan ada dua jalan alternatif melalui jalan kabupaten. Untuk kendaraan berat sekitar 37 kilometer, sedangkan kendaraan kecil sekitar 14 kilometer,” jelasnya.

Saat ini, Dinas PU Bina Marga Jatim masih melakukan survei teknis bersama pihak penyedia sebelum proses perbaikan dimulai. “Sekarang sudah dilakukan survei oleh pihak penyedia. Perbaikan akan mulai setelah Hari Raya,” katanya.

Sebelumnya, Jembatan Sentong yang menghubungkan Kelurahan Nangkaan dan Sukowiryo ambrol pada Senin (23/2/2026). Peristiwa tersebut dipicu hujan deras yang menggerus struktur jembatan yang diketahui sudah berusia tua.

Editorial Team