IDN Times/Beautiful Banyuwangi
Ketua Dewan Kerajianan Nasional Daerah Banyuwangi, Ipuk Festiandani mengaku bangga dan berterima kasih pada APBJ yang telah memilih Banyuwangi sebagai tuan rumah Jambore Batik yang kedua ini.
"Semoga dengan jambore ini para pengrajin batik dapat saling bertukar informasi dan berdiskusi dalam mengembangkan usaha batik tulis, khususnya di wilayah Jatim. Bagi kami batik jadi bagian penting dari proses-proses yang sedang tumbuh di daerah, khususnya pariwisata," tutur Dani, istri Bupati Azwar Anas ini.
Dalam jambore tersebut, para pembatik juga diedukasi berbagai teknik dalam proses membatik. Mulai dari desain, teknik pewarnaan terakota, hingga teknik pembuatan lilin canting nol.
"Warna terakota kita angkat ini karena kita sepakati terakota menjadi warna batik Jawa Timur. Terakota yang merupakan warna batu bata ini diinspirasi dari kisah kerajaan Majapahit," tutur Wirasno, Ketua Asosiasi Perajin Batik Jawa Timur (APBJ).