Dimas terduga penabrak anak Isa Bajaj bertemu dengan Isa Bajaj di warungnya jalan Semeru Kota Magetan. IDN Times/ Riyanto
Sementara itu, Dimas memohon maaf atas kejadian yang menimpa putri Pak Isa. Ia mengaku tidak bermaksud untuk menyakiti putrinya. "Kejadian itu murni ketidaksengajaan. Saya sudah menjelaskan semuanya kepada Pak Isa dan beliau memaafkan saya," kata Dimas.
Diceritakan oleh Dimas, jika awalnya ia mengetahui soal adanya putri Isa Bajaj diduga alami kekerasan di alun-alun Magetan dari pemberitaan. "Dalam berita tersebut keterangannya seperti yang saya alami. Kemudian saya pun mendatangi kediaman mas Isa untuk menjelaskannya," katanya.
Dimas bercerita jika pada saat kejadian tengah menjemput anaknya main basket di lapangan. Setelah itu keluar dari alun-alun tidak sengaja bertabrakan dengan putri Isa Bajaj.
"Saya kan tinggi, putri mas Isa kecil jadi saya tidak tahu bertabrakan dengan saya. Saya coba menolongnya namun putri mas Isa tidak mau. Setelah itu saya pulang kerumah, baru besoknya saya tahu kejadian tersebut ramai di pemberitaan," terangnya.
Hingga akhirnya Dimas pun mendatangi kediaman Isa dan menjelaskan kejadian yang sebenarnya kepada keluarganya. "Mas Isa memahami dan mencabut laporannya di polisi dan memilih menyelesaikan secara kekeluargaan. Kami saling memaafkan," pungkasnya.