Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Iring-Iringan Bawa Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Tabrakan
Kendaraan yang membawa jenazah korban KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan beruntun di Jalan KH Wahab Chasbulloh, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Jombang, Kamis (1/10/2026). Dok. Istimewa.
  • Iring-iringan jenazah Gondham Prakoso, korban KM Virgo Transport 8, mengalami kecelakaan beruntun di Jalan KH Wahab Chasbulloh, Jombang, Kamis pagi.

  • Sedikitnya lima mobil dan dua sepeda motor terlibat setelah seorang pemotor di depan rombongan disebut tiba-tiba berbelok, memicu pengereman mendadak dan benturan berantai.

  • Ambulans pembawa jenazah mengalami masalah radiator hingga sempat muncul api; jenazah dipindahkan ke ambulans BPBD Jombang, sementara polisi masih menyelidiki kejadian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
1 Oktober 2026

Iring-iringan yang membawa jenazah Gondham Prakoso, korban KM Virgo Transport 8, mengalami kecelakaan beruntun di Jalan KH Wahab Chasbulloh, Jombang. Lima mobil dan dua sepeda motor terlibat; jenazah dipindahkan ke ambulans BPBD setelah radiator ambulans sempat mengeluarkan api. Polisi melakukan olah TKP dan masih menyelidiki penyebab kecelakaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kecelakaan beruntun melibatkan sedikitnya lima mobil dan dua sepeda motor dalam iring-iringan yang mengantar jenazah korban KM Virgo Transport 8.
  • Who?
    Ambulans pembawa jenazah Gondham Prakoso, kendaraan Dinsos Jombang, keluarga korban, relawan rescue, pemotor, serta petugas Satlantas Polres Jombang terlibat atau menangani kejadian.
  • Where?
    Jalan KH Wahab Chasbulloh, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, saat rombongan menuju Kecamatan Jombang dari Exit Tol Tembelang.
  • When?
    Kamis, 1 Oktober 2026, sekitar pukul 09.00 WIB.
  • Why?
    Penyebab pasti masih dalam penyelidikan. Kecelakaan bermula ketika seorang pemotor di depan rombongan disebut tiba-tiba berbelok ke kanan, memicu pengereman mendadak dan benturan beruntun.
  • How?
    Relawan rescue mengerem mendadak setelah manuver pemotor. Kendaraan di belakang tidak sempat menghindar. Radiator ambulans sempat mengeluarkan api, lalu jenazah dipindahkan ke ambulans BPBD Jombang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rombongan mobil yang membawa jenazah Gondham Prakoso mengalami tabrakan di Jombang. Ada lima mobil dan dua motor yang terlibat. Tabrakan terjadi saat seorang pemotor tiba-tiba belok. Ambulans membawa jenazah sempat bermasalah dan keluar api kecil. Jenazah lalu dipindah ke ambulans lain. Polisi masih memeriksa kejadian ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah situasi yang menegangkan, penanganan darurat berjalan cepat: api pada radiator ambulans dapat dikondisikan dan jenazah segera dipindahkan ke ambulans BPBD Jombang agar perjalanan menuju rumah duka tetap dapat dilanjutkan. Kehadiran relawan, Dinsos, serta petugas kepolisian juga menunjukkan respons bersama dalam menghadapi insiden tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jombang, IDN Times - Iring-iringan kendaraan yang membawa jenazah korban KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan beruntun di Jalan KH Wahab Chasbulloh, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Jombang, Kamis (1/10/2026). Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di jalur padat tersebut. Sedikitnya lima mobil dan dua sepeda motor terlibat dalam kecelakaan.

Rombongan itu terdiri dari kendaraan Dinas Sosial (Dinsos) Jombang, ambulans Toyota Avanza nopol L 1765 KG, Mitsubishi Pajero Sport nopol L 1062 BAR, Toyota Kijang Innova nopol L 1948 DAG, serta sejumlah kendaraan lainnya. Iring-iringan juga dikawal relawan rescue menggunakan sepeda motor.

Ironisnya, salah satu kendaraan yang terlibat merupakan ambulans yang membawa jenazah Gondham Prakoso, korban KM Virgo Transport 8. Jenazah tersebut tengah dalam perjalanan dari Bandara Juanda, Surabaya, menuju rumah duka di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang.

Kecelakaan bermula ketika rombongan bergerak dari arah utara menuju selatan, dari Exit Tol Tembelang menuju Kecamatan Jombang. Saat melaju, seorang pemotor yang berada di depan rombongan disebut tiba-tiba berbelok ke kanan.

Manuver tersebut membuat relawan rescue yang berada di belakangnya kaget dan mengerem mendadak. Kendaraan yang berada di belakang relawan kemudian tidak sempat menghindar hingga terjadi benturan beruntun.

“Ada mbak-mbak mau nyeberang. Di belakangnya ada relawan dan mobil Dinsos. Relawannya tidak bisa banting setir, terus kendaraan yang di belakangnya menabrak dari belakang,” ujar sopir ambulans, Fajar.

Fajar mengatakan posisi ambulans yang dikemudikannya berada di belakang kendaraan Dinsos Jombang. Di belakang ambulans tersebut terdapat kendaraan keluarga korban yang turut mengiringi perjalanan jenazah.

“Ambulans saya di belakang mobil Dinsos. Di belakangnya mobil keluarga dari jenazah,” katanya.

Benturan beruntun menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan. Situasi semakin menegangkan ketika ambulans yang membawa jenazah mengalami masalah pada bagian radiator.

Fajar mengatakan sempat muncul api dari bagian radiator ambulans. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, jenazah kemudian dipindahkan ke ambulans milik BPBD Jombang. “Tadi sempat muncul api dari radiatornya, tapi sudah terkondisikan. Jenazah sudah dipindah ke ambulans lain,” ungkapnya.

Jenazah Gondham sebelumnya diberangkatkan dari Bandara Juanda untuk dipulangkan ke rumah duka di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, setelah menjadi korban dalam insiden KM Virgo Transport 8.

Sementara itu, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan rangkaian kecelakaan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M Nurul Iman mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan. “Laporan belum lengkap, anggota masih di TKP pendalaman,” kata Nurul.

Curated For You

Editorial Team

Related Article