Surabaya, IDN Times - Sebanyak 48.328 orang memadati stasiun wilayah Daop 8 Surabaya pada hari kedua Lebaran Idulfitri tahun 2026, Minggu (22/3/2026). Jumlah tersebut terdiri dari 24.786 penumpang berangkat dan 23.542 penumpang datang.
"Angka ini masih berpotensi meningkat seiring berlangsungnya jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga malam hari," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono.
Tiga stasiun dengan jumlah penumpang terbanyak yakni Surabaya Gubeng dengan 14.214 penumpang, disusul Stasiun Surabaya Pasarturi dengan 12.619 penumpang dan Stasiun Malang dengan 6.558 penumpang.
"Selama periode Angkutan Lebaran 2026 pada 11–22 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani total 523.344 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 289.695 penumpang berangkat dan 233.649 penumpang datang," ungkap dia.
Sementara itu, hingga Minggu (22/3/2026), penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat mencapai 434.004 tiket atau sekitar 77 persen dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 561.528 tempat duduk. Angka tersebut merupakan akumulasi keberangkatan untuk periode 11 Maret 2026 atau H-10 hingga 1 April 2026 atau H+10 Lebaran.
"Penjualan tiket diperkirakan masih akan terus meningkat seiring berlangsungnya masa Angkutan Lebaran," sebut Hendro.
Secara keseluruhan, selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya diproyeksikan melayani sebanyak 853.511 penumpang, yang terdiri dari 434.004 penumpang berangkat dan 419.507 penumpang datang.
Sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas masyarakat, pemerintah menghadirkan program diskon sebesar 30 persen untuk tiket KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada periode 14–29 Maret 2026. Di wilayah Daop 8 Surabaya, tersedia sebanyak 188.288 tiket dengan tarif diskon, dan hingga saat ini telah terjual 138.782 tiket atau sekitar 74 persen.
"Dengan demikian, masih tersedia sekitar 49 ribu tiket yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," sebut dia.
Adapun tanggal dengan tingkat penjualan tertinggi tercatat pada 18 Maret 2026 dengan total 30.293 tiket terjual, disusul 19 Maret dengan 29.409 tiket. Tingginya angka tersebut mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat dalam melakukan perjalanan pada masa Angkutan Lebaran.
"Sementara itu, puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada 24 Maret 2026. Meski demikian, tiket untuk berbagai tanggal dan relasi lainnya masih tersedia dalam jumlah yang memadai," kata dia.
Untuk memastikan perjalanan berjalan lancar, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau calon penumpang agar tidak datang terlalu mendekati waktu keberangkatan, serta mengatur waktu kedatangan di stasiun lebih awal guna menghindari risiko tertinggal kereta. Selain itu, pelanggan juga dapat mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan apabila jadwal favorit telah mendekati penuh, serta memanfaatkan skema perjalanan lanjutan (connecting train) untuk memperoleh pilihan waktu dan rute yang lebih fleksibel.
"KAI juga mengingatkan pelanggan untuk melakukan perjalanan sesuai dengan relasi yang tertera pada tiket dan tidak melebihi relasi yang telah ditentukan, demi menjaga kenyamanan, keamanan, dan ketertiban bersama," pungkas dia.
