Soni Suwarno, peternak ayam petelir di Desa Cepoko, Kecamatan Panekan, Magetan. IDN Times/Riyanto.
Salah satu peternak yang terdampak adalah Soni Suwarno, warga Desa Cepoko, Kecamatan Panekan. Saat ini, sekitar 1,2 ton telur hasil panennya masih menumpuk di gudang karena belum laku terjual.
Padahal, sebanyak 10 ribu ayam petelur miliknya terus berproduksi setiap hari. Biasanya, Soni mampu menjual hingga 40 kotak telur per hari kepada para pedagang. Namun kini, penjualannya turun drastis menjadi hanya 10 hingga 15 kotak per hari.
"Kemaren kita protes turun ke jalan, sempat dijanjikan akan dibeli SPPG dan dinas ya. Namun hingga saat ini belum kami rasakan peningkatannya, harga belum sesuai harapan, bila dibandingkan dengan harga pakan naik,” ujar Soni, Minggu (10/5/2026).
Menurutnya, jika stok terlalu lama tersimpan, kualitas telur bisa menurun hingga membusuk dan menyebabkan kerugian besar bagi peternak.