Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Banyak Ponpes Diusulkan Jadi Lokasi Muktamar NU, Lirboyo Paling Kuat
Lambang Nahdlatul Ulama. (Dok. NU Online)
  • Ketua Umum PBNU, Gus Yahya, mengungkapkan banyak pondok pesantren diusulkan menjadi lokasi Muktamar ke-35 NU, termasuk Ponpes Lirboyo Kediri yang muncul sebagai kandidat kuat.
  • Ponpes Al-Falah Ploso Kediri menyatakan siap mendukung penuh jika Lirboyo ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar, menunjukkan semangat kolaborasi antarpesantren di wilayah tersebut.
  • PBNU masih menampung aspirasi dan belum menetapkan lokasi maupun waktu resmi, namun berharap Muktamar digelar di lingkungan pesantren karena nilai filosofis dan legitimasi yang kuat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kediri, IDN Times - Sejumlah Pondok Pesantren diusulkan untuk menjadi lokasi Muktamar ke 35 NU. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholis Staquf saat menghadiri launching SPPG di Ponpes Lirboyo Kediri, Selasa (14/4/2026). Hingga saat ini belum diputuskan di mana lokasi pelaksanaan Muktamar NU ini. PBNU masih terus melakukan konsolidasi internal dan menampung aspirasi dari berbagai wilayah sebelum membawa opsi lokasi ini ke dalam rapat pleno Mustasyar dan Tanfidziyah.

1. Ponpes Ploso siap back up jika Lirboyo menjadi tuan rumah muktamar

Ponpes Lirboyo Kediri. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Gus Yahya mengatakan Ponpes Lirboyo Kediri muncul sebagai salah satu kandidat kuat lokasi pelaksanaan. Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri, KH Nurul Huda Jazuli saat beliau sowan atau bersilaturahmi. Dalam komuniasi tersebut Pondok Pesantren Al-Falah Ploso telah menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh jika Lirboyo terpilih menjadi tuan rumah.

"Ploso kemarin dari hasil saya pribadi sowan kepada Kiai Nurul Huda Jazuli, bahwa nanti Ploso akan membackup saja apabila memang disepakati di Lirboyo," ujarnya.

2. Banyak Ponpes yang diusulkan menjadi lokasi muktamar

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf. IDN Times/istimewa

Meski demikian, ia menambahkan Lirboyo bukan satu-satunya opsi. Sejumlah pesantren lain di berbagai daerah juga mulai mengajukan diri untuk menjadi tempat Muktamar NU. Terkait kapan waktu pasti pelaksanaan muktamar, Gus Yahya menegaskan bahwa belum ada kalender resmi yang ditetapkan oleh organisasi. PBNU tidak ingin terburu-buru dan akan mengikuti mekanisme organisasi yang melibatkan unsur dewan pertimbangan tertinggi.

"Usulannya dari mana-mana. Ada Lirboyo yang diusulkan, ada juga yang lain yang meminta banyak," imbuhnya.

3. PBNU berharap Muktamar bisa berlangsung di Ponpes, ini alasannya

Aktivitas santri Ponpes Lirboyo Kediri. IDN Times/Bramanta Pamungkas

Meskipun begitu Gus Yahya juga menyampaikan aspirasi dari warga Nahdliyin yang menginginkan agar perhelatan akbar tersebut diselenggarakan di lingkungan pondok pesantren. Menurutnya, pesantren memiliki nilai filosofis dan legitimasi yang kuat bagi hasil Muktamar.

"Kami mengharapkan Muktamar itu diselenggarakan di pondok pesantren. Hal ini didasari aspirasi yang cukup luas dari warga. Pondok pesantren memiliki bobot yang dapat dipandang menjadi landasan legitimasi yang kuat bagi hasil muktamar nantinya," pungkasnya.

Editorial Team