Surabaya, IDN Times - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul memastikan tidak akan maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar mendatang.
"Enggak, kalau itu enggak,” ujar Gus Ipul saat di Surabaya Minggu (3/5/2026). "Enggak potongan," tambahnya berkelakar.
Di sisi lain, pria yang juga Menteri Sosial ini menyampaikan bahwa pelaksanaan Muktamar NU direncanakan digelar pada Agustus 2026, sesuai hasil rapat pleno dan rapat gabungan penyelenggara.
"Direncanakan bulan Agustus, ini sejalan dengan aspirasi wilayah. Saat ini kami sedang bekerja keras menyiapkan pelaksanaannya di bawah arahan Rais Aam,” jelasnya.
Menurutnya, struktur panitia inti hingga susunan lengkap kepanitiaan telah terbentuk. Saat ini, panitia tinggal menunggu persetujuan dari Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.
Namun, terkait lokasi pelaksanaan Muktamar, Gus Ipul menyebut masih dalam tahap pembahasan. Sejumlah daerah disebut telah mengajukan diri sebagai tuan rumah.
"Belum diputuskan. Banyak alternatif, banyak juga yang meminta kesediaan menjadi tuan rumah. Nanti akan diputuskan oleh Rais Aam dan Ketua Umum,” katanya.
PBNU saat ini fokus memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan optimal, termasuk penentuan lokasi dan finalisasi kepanitiaan, agar Muktamar dapat terselenggara sesuai jadwal yang telah direncanakan.
