Ilustrasi Gunung Bromo. (dok. BB TNBTS)
Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan BB TNBTS, Hendra mengatakan membenarkan jika Gunung Bromo mengeluarkan asap putih setinggi 700 meter dari kawah. Oleh karena itu, radius 1 kilometer Gunung Bromo sangat dilarang dimasuki oleh wisatawan.
Namun, ia mengatakan jika Gunung Bromo memang telah ditutup total dari wisatawan. Pasalnya masyarakat Tengger saat ini tengah merayakan Wulan Kapitu. Sehingga akses Gunung Bromo ditutup untuk menghormati kepercayaan masyarakat lokal.
"Sudah ada imbauan (aktivitas vulkanik) baik melalui media sosial resmi maupun ketika akan melakukan cek list pembayaran di booking online. Selain itu kami juga memasang banner himbauan di setiap pintu masuk dan di lokasi titik kumpul pengunjung terkait status dan kondisi Bromo saat ini," tegasnya.
Selain itu, BB TNBTS juga mengerahkan tim patroli di sekitar Gunung Bromo agar tidak ada wisawatan atau masyarakat yang masuk ke kawasan kawah Gunung Bromo. Mereka melarang wisatawan masuk ke radius 1 kilometer dari kawah Gunung Bromo sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG).