Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi Kereta Api
Ilustrasi Kereta Api (Pexel/Syah Indra)

Intinya sih...

  • Operasional KA Daop 8 Surabaya dihentikan sementara menyusul gempa bumi pada Selasa pagi.

  • Penghentian dilakukan untuk memastikan keamanan jalur rel, jembatan, dan prasarana perkeretaapian pasca gempa.

  • KAI Daop 8 Surabaya kembali beroperasi normal setelah memastikan keselamatan penumpang dan prasarana aman.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya sempat menghentikan sementara perjalanan kereta api di sejumlah lintasan menyusul gempa bumi yang dirasakan pada Selasa (27/1/2026) pagi.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 08.22 WIB itu dirasakan di wilayah lintas Bangil (BG)–Wlingi (WG). KAI pun langsung menerapkan prosedur pengamanan dengan menghentikan operasional kereta di wilayah terdampak.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan penghentian sementara dilakukan sesaat setelah gempa dirasakan. “Pada pukul 08.23 WIB, seluruh perjalanan kereta api di wilayah tersebut dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) sambil menunggu laporan petugas terkait kondisi prasarana,” ujarnya.

Langkah tersebut diambil untuk memastikan jalur rel, jembatan, serta seluruh prasarana perkeretaapian berada dalam kondisi aman dan layak dilalui pascagempa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas di lapangan, seluruh prasarana perkeretaapian di wilayah yang terdampak gempa dinyatakan aman. Operasional perjalanan kereta api kembali berjalan normal pada pukul 09.01 WIB.

Mahendro menegaskan, keselamatan penumpang menjadi prioritas utama KAI dalam setiap kondisi operasional, termasuk saat terjadi bencana alam. “Setiap potensi risiko harus dipastikan aman terlebih dahulu sebelum perjalanan kereta api kembali dioperasikan,” tegasnya.

KAI Daop 8 Surabaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat penghentian sementara tersebut. KAI memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan prasarana serta menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat sesuai perkembangan di lapangan.

Editorial Team