Pacitan, IDN Times – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) dini hari. Getaran kuat yang terasa sekitar pukul 01.06 WIB itu sempat membuat warga terbangun dari tidur dan berhamburan keluar rumah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sejumlah dampak kerusakan akibat gempa tersebut. Berikut tiga fakta dampak gempa Pacitan berdasarkan laporan sementara BPBD.
Gempa M 6,4 Guncang Pacitan, 8 Rumah Warga Rusak

Intinya sih...
Gempa M6,4 mengguncang Pacitan, Jawa Timur
Delapan rumah warga rusak akibat gempa
BPBD lakukan asesmen lanjutan terhadap kerusakan
1. Delapan rumah warga dilaporkan mengalami retak
BPBD Kabupaten Pacitan melaporkan sedikitnya delapan rumah warga mengalami kerusakan ringan akibat gempa. Kerusakan didominasi retakan pada dinding rumah yang dipicu getaran cukup kuat.
Rumah-rumah terdampak tersebar di Kecamatan Pacitan, Pringkuku, dan Arjosari. Hingga Jumat pagi, petugas BPBD masih melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan bangunan.
2. Getaran gempa di Pacitan capai intensitas IV MMI
Gempa diketahui berpusat di laut selatan Pacitan. Di wilayah daratan, khususnya Pacitan dan sekitarnya, gempa dirasakan dengan intensitas IV MMI.
Getaran terasa jelas di dalam rumah, ditandai pintu dan jendela berderik serta bunyi dari dinding bangunan.
“Getaran di Pacitan tergolong kuat dan menyebabkan kerusakan ringan pada rumah warga,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko.
3. BPBD lakukan asesmen lanjutan, data kerusakan bisa bertambah
BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Pacitan terus melakukan asesmen lanjutan pascagempa. Pendataan dilakukan dengan melibatkan perangkat desa untuk menjangkau wilayah terdampak secara menyeluruh.
“Data kerusakan masih bersifat sementara dan bisa berkembang. Kami mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan kerusakan akibat gempa,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno.
Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa akibat gempa tersebut. Meski demikian, warga diminta tetap waspada dan siaga terhadap kemungkinan gempa susulan.