Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Profil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang Terjaring OTT KPK
Pasangan Gatut Sunu Wibowo-Ahmad Baharudin saat mendaftar ke KPU Tulungagung. IDN Times/ Bramanta Pamungkas
  • Gatut Sunu Wibowo, pengusaha toko bangunan asal Tulungagung, memulai karier politiknya sebagai Wakil Bupati pada 2021 setelah memenangkan pemilihan oleh DPRD setempat.
  • Sebagai Wakil Bupati, Gatut tidak memiliki visi dan misi sendiri, melainkan berfokus membantu Bupati menjalankan program sesuai RPJMD hingga akhir masa jabatan 2018–2023.
  • Setelah bergabung dengan Partai Gerindra dan menang Pilkada 2024 sebagai Bupati Tulungagung periode 2025–2030, Gatut kini terjerat operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tulungagung, IDN Times - Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung periode 2025–2030, memulai kariernya dari dunia usaha sebelum beralih ke politik. Lahir di Tulungagung pada 17 Desember 1967, Gatut Sunu Wibowo sempat menjadi kader PDI Perjuangan saat diusung sebagai Wakil Bupati pada 2021.

Kala itu, kursi jabatan Wakil Bupati Tulungagung yang telah kosong sejak 2019, secara resmi diisi oleh Gatut Sunu Wibowo pada November 2021. Pria kelahiran Tulungagung, 17 Desember 1967 ini mengalahkan rivalnya dalam pemilihan Wakil Bupati yang dilakukan oleh DPRD setempat. Dari total 49 anggota DPRD yang hadir, Gatut memperoleh 34 suara.

1. Miliki jaringan toko bangunan di Trenggalek dan Tulungagung

Gatut Sunu Wibowo dan Ahmad Baharudin saat mendaftar ke KPU Tulungagung. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati, Gatut dikenal sebagai sosok pengusaha toko bangunan. Jaringan toko bangunannya tersebar di beberapa wilayah Trenggalek dan Tulungagung. Dalam dunia politik, Gatut lebih banyak berada di belakang layar sebagai tim sukses. Gatut juga dikenal sebagai kader militan PDIP.

2. Pilwabup menjadi pertarungan politik pertama

Pasangan Gatut Sunu Wibowo-Ahmad Baharudin saat menghadiri rapat pleno penetapan KPU Tulungagung. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Proses pemilihan Wakil Bupati Tulungagung menjadi langkah awal karir politiknya. Gatut berhasil mengantongi rekomendasi dari PDIP, untuk maju dalam bursa pemilihan Wakil Bupati. Rivalnya saat itu adalah calon yang diusung dari Partai NasDem, Panhis Yody Wirawan. Sempat diwarnai dengan aksi Walk Out yang dilakukan oleh Partai Nasdem dan calonnya, Gatut berhasil menang dalam pemilihan tersebut.

Sebagai Wakil Bupati, Gatut tidak memiliki visi dan misi. Sesuai ketentuan, visi dan misi Wakil Bupati mengikuti Bupati yang telah tertuang dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Gatut akan fokus membantu kinerja Bupati Tulungagung, dalam sisa masa jabatan 2018-2023.

3. Kader Gerindra yang tersandung OTT KPK

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo saat survey lokasi transit sekolah rakyat. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Menjelang Pilkada 2024, peta politik berubah. Gatut tidak lagi diusung oleh PDIP dan kemudian bergabung dengan Partai Gerindra, sebagaimana tercantum dalam profil media sosial pribadinya. Dalam kontestasi tersebut, ia maju dengan dukungan koalisi Partai Gerindra, Partai Golkar, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Koalisi ini mengantarkannya memenangkan Pilkada Tulungagung 2024 dan resmi menjabat sebagai Bupati sejak 2025. Namun, karier politiknya kini menghadapi ujian. Gatut dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Editorial Team