Magetan, IDN Times – Paling tidak sudah tiga hari terakhir, krisis gas elpiji bersubsidi 3 kilogram kembali menghantam warga Kabupaten Magetan. Si 'tabung melon' mendadak sulit ditemukan di pasaran. Kalau pun tersedia, harganya melonjak drastis hingga menyentuh Rp26 ribu per tabung—jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Kondisi ini membuat warga, khususnya pelaku UMKM dan ibu rumah tangga, kewalahan. Kelangkaan yang datang tiba-tiba tanpa informasi resmi dari otoritas terkait membuat aktivitas ekonomi rakyat kecil lumpuh seketika.