Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Fakta Pria di Magetan Ngaku ‘Tuhan Kedua’, Berujung Kasus Asusila
Pria mengaku Tuhan kedua saat diamankan polisi. IDN Times/Istimewa.
  • Seorang pria di Magetan bernama Kusnadi mengaku sebagai 'Tuhan kedua' dan menipu korban dengan modus pengobatan supranatural untuk menyembuhkan suami korban yang sakit stroke.
  • Aksi pelecehan dilakukan berulang kali antara 2023 hingga 2024, namun kondisi suami korban justru memburuk hingga meninggal dunia pada awal 2025.
  • Pelaku ditangkap polisi saat membeli rokok di Magetan–Sarangan dan kini ditahan di Polres Magetan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Magetan, IDN Times - Kasus pria di Magetan yang mengaku sebagai “Tuhan kedua” demi melancarkan aksi bejatnya bikin geger warga. Modusnya terbilang tak masuk akal, tapi korban sempat mempercayainya karena berharap kesembuhan sang suami.

Berikut tiga fakta yang perlu kamu tahu:

1. Modus pengobatan, ujungnya kekerasan seksual

Pria mengaku Tuhan kedua saat diamankan polisi. IDN Times/Istimewa.

Pelaku, KS (40), memanfaatkan kondisi korban yang sedang putus asa karena suaminya sakit stroke. Ia mengaku punya kemampuan supranatural, bahkan menyebut dirinya sebagai “Tuhan kedua” yang bisa menyembuhkan penyakit.

Namun, syarat yang diajukan jauh dari logika—yakni melakukan hubungan badan sebagai bagian dari ritual penyembuhan.

"Benar, kami telah mengamankan seorang dukun yang mengaku ‘Tuhan kedua’ dan menyetubuhi korban dengan modus bisa menyembuhkan sakit suami korban,” ujar IPDA Indra Suprihatin, Kasi Humas Polres Magetan, Rabu (1/4/2026).

2. Aksi dilakukan berulang kali

Pria mengaku Tuhan kedua saat diamankan polisi. IDN Times/Istimewa.

Korban berinisial LS (43), akhirnya menuruti permintaan tersebut demi kesembuhan suaminya. Tak hanya sekali, aksi itu terjadi lebih dari lima kali dalam kurun waktu 2023 hingga 2024 di rumah pelaku.

Ironisnya, kondisi suami korban justru semakin memburuk hingga akhirnya meninggal dunia pada awal 2025.

"Korban sempat mengikuti ritual yang diminta pelaku, termasuk hubungan badan, dengan harapan suaminya bisa sembuh,” imbuh Indra.

3. Ditangkap saat santai beli rokok

Pria mengaku Tuhan kedua saat diamankan polisi. IDN Times/Istimewa.

Setelah melapor ke polisi pada Selasa (31/3/2026) pagi, pelaku langsung diburu. Tak butuh waktu lama, Kusnadi ditangkap pada sore harinya saat sedang membeli rokok di pinggir jalan Magetan–Sarangan.

Seorang warga yang juga pemilik toko mengaku pelaku memang dikenal sering membuat klaim aneh.

"Sudah dua kali ini orang itu ditangkap. Dulu kasus pencurian handphone. Dia juga mengaku keturunan Nabi Muhammad dan ‘Tuhan kedua’, tapi saya tidak percaya,” kata Subandono.

Kini pelaku sudah ditahan di Polres Magetan dan terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara. Kasus ini jadi pengingat agar masyarakat lebih waspada terhadap praktik pengobatan yang tidak masuk akal.

Editorial Team