Surabaya, IDN Times - Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Emil Elestianto Dardak, merespons kebijakan tarif dagang Amerika Serikat sebesar 10 persen dengan sikap hati-hati dan menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat.
Emil menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan ranah nasional sehingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tidak akan mendahului sikap pemerintah pusat. “Oh biar itu nasional dulu saja, jadi komentar kita nunggu arahan dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Meski demikian, Emil berharap dinamika kebijakan perdagangan internasional tidak mengganggu stabilitas dan aktivitas ekonomi di Jatim. Menurutnya, Jatim memiliki hubungan perdagangan internasional yang cukup luas, termasuk dengan Amerika Serikat.
“Tapi mudah-mudahan apapun situasi dan kebijakan internasional serta nasional, pelaku ekonomi di Jawa Timur bisa lancar, karena kita juga punya banyak sekali perdagangan internasional termasuk ke Amerika Serikat,” katanya.
Ia menyampaikan optimisme bahwa pemerintah pusat akan mengambil langkah terbaik dalam merespons kebijakan tarif tersebut. Emil juga mengajak semua pihak untuk tetap percaya pada ikhtiar dan kebijakan strategis yang akan ditempuh pemerintah.
“Mudah-mudahan hasilnya terbaik. Percaya pada ikhtiar dan niat baik pemerintah pusat,” pungkasnya.
