Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dua Orang Terluka Akibat Ledakan Petasan di Sumenep

Kab. Sumenep
Dua Orang Terluka Akibat Ledakan Petasan di Sumenep
Suasana TKP ledakan petasan di Sumenep. (Dok. Polres Sumenep)
  • Ledakan diduga berasal dari petasan terjadi di Dusun Pajung, Desa Bantelan, Kecamatan Batuputih, Sumenep, Kamis pagi dan menyebabkan dua warga mengalami luka-luka.
  • Ledakan terjadi di rumah milik Pusadin hingga membuat tembok jebol dan teras runtuh, sementara korban bernama Ainul Yakin dan Imroarus Shalihah mengalami luka bakar serta luka ringan.
  • Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menegaskan penyelidikan masih berlangsung dan mengimbau masyarakat agar tidak bermain atau merakit petasan karena berisiko tinggi membahayakan keselamatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sumenep, IDN Times - Ledakan diduga berasal dari petasan terjadi di Dusun Pajung, Desa Bantelan, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Akibatnya dua orang terluka.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto mengatakan, ledakan tersebut terjadi di rumah milik Pusadin (45) yang merupakan petani setempat. Akibatnya, tembok rumah jebol dan teras runtuh.

“Kami menegaskan bahwa kejadian ledakan di Dusun Pajung, Desa Bantelan, Kecamatan Batuputih, diduga kuat disebabkan oleh bahan mercon," katanya.

Sementara dua warga terluka adalah Ainul Yakin (34) dan Imroarus Shalihah (30). Ainul mengalami luka bakar dan luka robek di kepala, sementara Imroarus luka ringan.

Anang menyebut, pihaknya terus melakukan pendalaman terkait peristiwa ini. Hal ini untuk mengetahui penyebab pasti tragedi tersebut dan langkah hukum yang dilakukan.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak bermain petasan karena berbahaya. Terlebih, petasan dapat membahayakan nyawa manusia.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak bermain atau merakit mercon, terlebih menjelang momentum tertentu yang rawan penggunaan bahan peledak rakitan," pungkas dia.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More