Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-2026011541.jpg
Kepala Dishub Jatim Nyono. IDN Times/Ardiansyah Fajar.

Intinya sih...

  • Tiket angkutan Lebaran 2026 sudah bisa dibeli, baik kereta api maupun kapal laut.

  • Kesiapan angkutan Lebaran di Jawa Timur dipastikan aman dan terkendali oleh Dishub Jatim.

  • Program Mudik Gratis Jatim tetap digelar pada Lebaran 2026, meski volumenya diperkirakan tidak sebesar tahun sebelumnya.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Tiket angkutan Lebaran 2026 untuk moda transportasi utama mulai dapat dibeli masyarakat, baik kereta api maupun kapal laut. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim memastikan kesiapan angkutan Lebaran berjalan aman dan terkendali, seiring dibukanya penjualan tiket oleh masing-masing operator.

Kepala Dishub Jatim Nyono mengatakan, secara umum hasil analisis rencana operasi angkutan Lebaran di Jawa Timur tidak menunjukkan adanya persoalan krusial. Menurutnya, sektor angkutan umum, khususnya kereta api, relatif stabil dan tidak mengalami kendala berarti.

“Di posisi penyeberangan memang ada banyak perubahan, tapi untuk kereta api dan angkutan umum relatif tidak ada masalah. Semua analisis rencana operasi kita tidak ada yang terlampaui,” ujar Nyono, Senin (26/1/2026).

Nyono menjelaskan, Dishub Jatim terus melakukan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari operator transportasi darat, laut, hingga pengelola pelabuhan dan simpul transportasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, terutama di titik-titik rawan kepadatan.

Selain kesiapan angkutan reguler, Dishub Jatim juga memastikan program Mudik Gratis Jatim tetap digelar pada Lebaran 2026. Namun, volumenya diperkirakan tidak sebesar tahun sebelumnya karena adanya penyesuaian fiskal Pemprov Jatim.

“Mudik gratis masih ada, tapi kemungkinan menjelang Lebaran. Volumenya mungkin berubah, bisa lebih sedikit karena kondisi fiskal pemerintah provinsi menurun,” kata Nyono.

Sebagai gambaran, pada mudik gratis Lebaran 2025 lalu, Dishub Jatim memberangkatkan total 343 armada bus. Sebanyak 102 bus melayani 17 jurusan ke 20 kabupaten/kota di Jawa Timur. Rute mudik gratis angkutan dalam provinsi (AKDP) meliputi Tulungagung, Trenggalek, Nganjuk, Magetan, Madiun, Ponorogo, Ngawi, hingga Banyuwangi melalui Jember dan Situbondo. Rute lainnya mencakup Tuban, Sumenep, Bojonegoro, Blitar via Pare dan Malang, Pacitan, serta Bondowoso.

Selain jalur darat, Pemprov Jatim juga memfasilitasi mudik gratis angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) dari Jakarta menuju Jawa Timur. Untuk jalur laut, mudik gratis disediakan menuju Pulau Raas dan Pulau Sapudi.

Total pemudik yang diberangkatkan pada program mudik gratis 2025 mencapai sekitar 17.680 orang, baik melalui jalur darat maupun laut. Program tersebut juga mengangkut sekitar 2.650 kendaraan roda dua, yang diberangkatkan melalui jalur darat dan laut.

Dishub Jatim mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik sejak dini, memanfaatkan penjualan tiket resmi, serta mengikuti informasi terbaru terkait jadwal dan kebijakan angkutan Lebaran 2026.

Editorial Team