Surabaya, IDN Times - Warga Kota Surabaya ramai-ramai memprotes penutupan jalan di sejumlah ruas di Kota Surabaya imbas adanya event lari maraton. Penyelenggara pun bakal melalukan evaluasi.
Protes terhadap penutupan jalan ini pun dilontarkan warga melalui media sosial. Beberapa dari mereka harus mengalami macet-macetan hingga kesulitan mencari jalan karena sejumlah ruas ditutup.
Panitia Surabaya IsoPlus Marathon 2026 pub buka Surabaya. Melalui media sosial @isoplus7ion, mereka meminta maaf kepada masyarakat Surabaya atas dampak yang dialami akibat adanya event tersebut.
"Kami selalu ingin mendengar dan memahami berbagai masukan dari warga surabaya terkait dampak penyelenggaraan Surabaya Isoplus Marathon 2026 terhadap mobilitas pada hari minggu pagI, 4 Oktober 2026. Kami menyampaikan permohonan maaf kepada sejumlah warga yang mengalami ketidaknyamanannya dalam beraktivitas," tulis penyelenggara melalui media sosial.
Untuk itu, penyelengara bakal melalui evaluasi. Pada event selanjutnya mereka akan lebih memperhatikan pengaturan rute pelari dan mempertimbangkan lalu lintas pengguna jalan lain.
"Kami akan terus melakukan evaluasi terhadap pengaturan rute, lalu lintas, serta komunikasi kepada masyarakat, agar penyelenggaraan ke depan menjadi lebih baik."
Di samping soal lalu lintas, penyelengara juga menanggapi soal polemik pengguna kereta dorong bayi atau stroller. Penyelenggara memastikan penggunaan stroller dilarang selama perlombaan berlangsung. Penggunaan stroller diperbolehkan apabila telah dalam kondisi tertentu dan telah menyampaikan permohonan izin.
"Terkait penggunaan stroller bayi, ketentuan lomba tidak memperbolehkan penggunaan stroller di dalam area perlombaan demi menjaga keselamatan seluruh peserta. untuk kondisi tertentu, permohonan dapat disampaikan melalui surat terlebih dahulu dalam waktu yang cukup, sehingga dapat dipertimbangkan oleh panitia sesuai.".
"Kami sangat menghargai setiap masukan, dan perhatian yang disampaikan oleh masyarakat surabaya yang telah memberikan tempat bagi kami. Kami bertanggung jawab untuk belajar agar menjadi lebih baik."
Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya, Herry Purwadi mengatakan, pihaknya memohon maaf kepada warga Surabaya bila selama event tersebut berlangsung perjalannya warga terganggu. Event seperti ini juga tidak berlangsung setiap minggu. "Tentu saja kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Kota Surabaya apabila perjalanannya ada yang terganggu," ujarnya saat konferensi pers, Minggu (4/10/2026).
Herry menuturkan walaupun mengorbankan pengguna jalan, lomba lari ini tersebut disebut telah berkontribusi terharap perekonomian di Kota Surabaya. Apalagi, hampir 40 persen peserta lomba berasal dari luar Surabaya dan satu persen dari luar negeri. "Tetapi berpikirlah kita kembali bahwa acara yang kita saksikan saat ini, bagaimana bisa meningkatkan perputaran ekonomi yang sangat luar biasa di Kota Surabaya," terang dia.
Lewat event lari seperti ini, Surabaya akan semakin dikenal. Terlebih, para peserta yang datang ke Surabaya bukan cuma untuk lari, tapi juga berwisata hingga menikmati kulinernya. "Sport tourism juga perlu kami tingkatkan kembali. Kami bangga, seperti tadi disampaikan bahwa rute-rute yang akan dilalui oleh para pelari, para runners, itu melewati destinasi-destinasi wisata yang memang ditumbuhkembangkan oleh Pemerintah Kota Surabaya," ucapnya.
Event lomba lari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 ini disebut mempu menghasilkan perputaran ekonomi dari kegiatan yang digelar pada Minggu (4/10/2026) ini mencapai Rp74,78 miliar
