Sidoarjo, IDN Times – Warga Desa Pertapan Maduretno, Kecamatan Taman, digemparkan oleh aksi penganiayaan yang terjadi di tempat umum pada Sabtu (29/11/2025). Seorang pria berinisial SH, warga Balongbendo, menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria berinisial W, yang diduga cemburu karena isu perselingkuhan.
Kasus ini bermula ketika istri W yang identitasnya belum diketahui meminta SH mengantarkan makanan ke rumah temannya. SH menyanggupi permintaan itu, tanpa mengetahui bahwa W diam-diam membuntutinya dari belakang.
Sesampainya di depan BUMDes Desa Pertapan Maduretno, W tiba-tiba menghentikan laju kendaraan SH dan langsung memukulnya menggunakan bata ringan. Pukulan keras itu menyebabkan luka robek serius di bagian belakang kepala korban.
Suara keributan membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah. “Kanit Reskrim Polsek Taman, AKP Hajir Sujalmo, membenarkan kejadian tersebut. “Betul, ada laporan masuk. Saat ini masih kami dalami,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).
Hingga kini, polisi belum memastikan motif pasti penganiayaan itu. Namun, dugaan kuat mengarah pada persoalan perselingkuhan. Penyidik masih terus mengusut kronologi lengkap serta memeriksa pihak-pihak terkait untuk memastikan penyebab sebenarnya.
Korban SH telah menjalani perawatan medis dan memberikan laporan resmi kepada kepolisian. Sementara pelaku W masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Diduga Selingkuh, Pria Sidoarjo Dikepruk Batu Bata

Ilustrasi penganiayaan. IDN Times/ istimewa
Intinya sih...
Seorang pria di Sidoarjo, SH, menjadi korban penganiayaan oleh pria lain, W, diduga karena isu perselingkuhan.
Kejadian terjadi saat istri W meminta SH mengantarkan makanan ke rumah temannya tanpa diketahui bahwa W membuntutinya dan langsung memukulnya menggunakan bata ringan.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan polisi untuk memastikan motif pasti penganiayaan serta pelaku W yang masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)
Editorial Team
EditorZumrotul Abidin
Follow Us