Surabaya, IDN Times - Kebakaran Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Jumat (15/5/2026), memicu kepanikan besar setelah puluhan pasien terjebak di dalam gedung bertingkat delapan tersebut. Total terdapat 37 pasien yang berada di berbagai lantai saat api muncul di ruang farmasi lantai 5.
Ketua Tim Kerja Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Trianjaya mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 06.33 WIB. Tim Damkar langsung bergerak satu menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 06.38 WIB.
“Unit Tempur Pos Menur tiba di TKK langsung melakukan pemadaman,” ujarnya.
Titik api diketahui berasal dari ruang farmasi di lantai 5 Gedung PPJT. Api diduga dipicu korsleting listrik dari kabel lemari es farmasi. Meski luas area yang terbakar hanya sekitar 4 x 3 meter, asap tebal dengan cepat memenuhi ruangan dan merambat hingga lantai atas gedung.
“DPKP melakukan evakuasi korban dan pasien ICU di lantai 6,” kata Trianjaya.
Dalam proses evakuasi, petugas harus memecahkan sejumlah kaca gedung dan menggunakan blower untuk mengeluarkan asap dari dalam bangunan. Unit tangga atau bronto skylift juga diterjunkan untuk menjangkau lantai 6 dari sisi luar gedung.
Berdasarkan data DPKP Surabaya, total ada 37 pasien yang berada di Gedung PPJT saat kebakaran terjadi. Sebanyak 20 pasien berada di lantai 3, sembilan pasien di lantai 6, lima pasien di lantai 2, dua pasien di lantai 1, dua pasien di lantai 4, dan satu pasien di lantai 5.
