Pendaftaran perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) telah berakhir beberapa waktu lalu. Persaingan di jalur ini dikenal sangat ketat, karena hampir semua kampus hanya menerima sekitar 20–50 persen calon mahasiswa baru. Kondisi ini membuat daya tampung tiap perguruan tinggi berbeda-beda, sehingga peluang diterima menjadi terbatas.
Di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya misalnya, jumlah pendaftar yang tinggi membuat persaingan semakin sengit. Oleh karena itu, selain belajar dengan serius, calon mahasiswa perlu memperhatikan daya tampung 2026 dan keketatan tahun sebelumnya. Hal ini penting agar mereka dapat menyusun strategi pendaftaran yang tepat, menyesuaikan dengan tingkat keketatan dan peluang diterima. Berikut informasi daya tampung mahasiswa yang akan diterima oleh ITS.
