Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dapur MBG di Ngawi Meledak, Satu Pekerja Luka Bakar
Dapur SPPG di Desa Kandangan, Kecamatan/Kabupaten Ngawi meledak. IDN Times/Istimewa.
  • Ledakan terjadi di SPPG Desa Kandangan, Ngawi, saat alat pengering ompreng untuk program Makan Bergizi Gratis tiba-tiba meledak pada Rabu malam.
  • Satu pekerja bernama Angga Mohamad Tohari mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke RS Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis.
  • Polisi menduga ledakan dipicu kebocoran gas elpiji pada alat pengering, memasang garis polisi di lokasi, dan masih menyelidiki penyebab pastinya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ngawi, IDN Times – Ledakan keras terjadi di sebuah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (8/4/2026) malam. Insiden ini diduga dipicu oleh alat pengering ompreng yang tiba-tiba meledak saat digunakan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.51 WIB, ketika sejumlah pekerja tengah melakukan pembersihan dan pengeringan ompreng, yakni wadah makan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tanpa tanda-tanda sebelumnya, alat tersebut meledak dan membuat suasana mendadak panik.

Para pekerja yang berada di dalam ruangan langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Beberapa di antaranya bahkan terlihat terjatuh saat berusaha keluar dari bangunan yang terdampak ledakan. Rekan kerja lainnya dengan sigap membantu evakuasi korban.

Satu orang pekerja bernama Angga Mohamad Tohari (28), warga Desa Kandangan, mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh. Ia langsung dilarikan ke RS Widodo Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis.

“Saat para pekerja melakukan pembersihan dan pengeringan ompreng, mendadak alatnya meledak. Satu korban mengalami luka,” ujar Andika David, salah satu pekerja di lokasi.

Kerasnya ledakan juga sempat membuat warga sekitar panik. Mereka keluar rumah untuk mencari tahu sumber suara dentuman tersebut.

“Ledakannya keras sekali, warga panik. Tapi tidak ada korban dari warga,” kata Sapar, warga setempat.

Petugas dari Polres Ngawi bersama Polsek Ngawi Kota segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari Bhabinkamtibmas. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di area terdampak.

Kapolsek Ngawi Kota, AKP Jais Bintoro, mengatakan bahwa dugaan sementara ledakan berasal dari kebocoran gas elpiji pada alat pengering ompreng.

“Kami lakukan olah TKP setelah mendapat laporan. Diduga dari gas elpiji, alat pengering meledak. Satu korban sudah dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Selain menyebabkan satu orang luka, ledakan tersebut juga mengakibatkan kerusakan berat pada bangunan SPPG. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan meminta keterangan dari sejumlah pekerja dan pengelola dapur guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Editorial Team