Ngawi, IDN Times – Aksi pencurian yang dilakukan seorang pria resedivis berusia 50 tahun di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, berakhir dramatis. Pelaku berinisial Samidi harus dilumpuhkan dengan tembakan di kaki setelah melawan saat proses pengembangan kasus.
Curi Uang dan Motor, Resedivis 50 Tahun di Ngawi Didor Polisi

Intinya sih...
Kejadian terungkap oleh penjaga sekolah
Pelaku masuk lewat jendela, CCTV mati 3 bulan
Polisi duga pelaku lebih dari satu orang
1. Melawan saat pengembangan
Samidi ditangkap tim Resmob Satreskrim Polres Ngawi pada Selasa (3/3/2026) siang di wilayah Kediri. Ia diringkus saat berada di dekat rumah istri sirinya di Desa Tawang, Kecamatan Wates Kediri.
Saat dibawa untuk menunjukkan lokasi penyimpanan barang bukti sepeda motor curian, pelaku justru melawan dan berusaha kabur. Polisi pun mengambil tindakan tegas terukur.
Kanit Resmob Satreskrim Polres Ngawi, Aipda Sandri Budi Setiawan, mengatakan pelaku terpaksa dilumpuhkan. “Ini kasus pencurian uang pedagang gabah, dia juga mencuri motor. Kita lumpuhkan karena melawan saat pengembangan,” ujarnya.
Pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk mendapat perawatan medis.
2. Gasak uang Rp45 juta milik pedagang gabah
Kasus ini bermula dari laporan Bambang Saputra (46), pedagang gabah asal Desa Gelung, Kecamatan Paron. Ia kehilangan uang hampir Rp50 juta pada Agustus 2025. Pelaku masuk ke rumah korban dengan merusak dinding bambu di samping pintu dapur, lalu mengambil tas berisi uang yang digantung di ruang tengah. “Tahunya pagi istri lihat uang berikut tasnya hilang. Panik, kita langsung lapor polisi,” kata Bambang.
Uang tersebut rencananya digunakan untuk membeli gabah dari petani.
3. Uang habis untuk beli motor istri siri dan curi 2 motor lain
Di hadapan penyidik, Samidi mengaku uang Rp45 juta hasil curian sudah habis. “Uangnya Rp45 juta aku belikan motor baru istri siri,” ucapnya.
Tak hanya itu, ia juga mengaku mencuri dua sepeda motor lain, yakni Honda Vario pada 2022 dan Honda Beat pada 2024 di wilayah Ngawi. Kedua motor tersebut akhirnya ditemukan polisi di bagian belakang rumah istri siri pelaku.
Saat ini, Samidi masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi mendalami kemungkinan adanya korban lain dalam rangkaian aksi pencurian yang dilakukan residivis tersebut.